Pariwisata NTB Siap Tampil Lebih Profesional

oleh -121 Dilihat

LOMBOK TENGAH, samawarea.com (11 November 2025) — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata melalui Pelatihan Teknis Pariwisata Dasar Berbasis Kompetensi 2025. Kegiatan yang digelar pada 10–19 November 2025 ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi NTB bekerja sama dengan Politeknik Pariwisata Lombok.

Pelatihan resmi dibuka oleh Asisten Administrasi dan Umum Setda Provinsi NTB, Hj. Eva Dewiyani, S.P, mewakili Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal. Dalam sambutannya, Hj. Eva Dewiyani mengapresiasi antusiasme peserta serta narasumber dan fasilitator yang berperan membagikan ilmu secara langsung.

“Ilmu yang diberikan dalam pelatihan ini sangat berharga. Saya melihat antusiasme peserta dari berbagai instansi, termasuk para senior, yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang pariwisata. Ini menunjukkan komitmen besar kita semua,” ujarnya.

Asisten II Setprov NTB menekankan pentingnya SDM pariwisata yang profesional dan terlatih agar potensi pariwisata NTB dapat berkembang optimal. Pelatihan ini juga bertujuan membangun sinergi lintas daerah serta kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, lembaga pendidikan, dan industri pariwisata.

“Pelatihan ini tidak hanya membangun kompetensi, tetapi juga memperkuat jejaring antar-instansi, yang berperan menentukan citra destinasi dan kualitas pengalaman wisatawan di NTB,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Pariwisata Lombok, Dr. Ali Muhtasom, S.Sos., CHCM., CHE, menegaskan pelatihan ini merupakan bagian dari program edukasi berkelanjutan sejak 2024. Program ini tidak hanya bertujuan memberikan sertifikat, tetapi juga menghasilkan dampak nyata di lingkungan kerja masing-masing peserta.

Politeknik Pariwisata Lombok menjadi salah satu institusi pendidikan pariwisata unggul di NTB, sejajar dengan Universitas Mataram dan satu perguruan tinggi lainnya yang telah meraih akreditasi unggul. Dr. Ali Muhtasom menekankan pentingnya peran ASN, industri, akademisi, dan masyarakat dalam menciptakan layanan pariwisata profesional, ramah, dan berkelanjutan, yang berdampak pada sektor transportasi, UMKM, kuliner, dan fasilitas publik. (SR/*)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *