Ketua GOW Tekankan Perempuan sebagai Madrasah Pertama Pembentuk Peradaban

oleh -223 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22 November 2025) – Pengajian Akbar dalam rangka Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tahun 2025 digelar di Masjid Agung Nurul Huda, Sabtu (22/11). Kegiatan ini dihadiri Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa DGH. Faisal, S.Ag., M.M.Inov, Ketua IISWARA sekaligus Ketua Panitia PHI ke-97 Heni Tasniasanti Nanang Nasiruddin, serta perwakilan PKK, DWP, GOW, IISWARA, dan sejumlah OPD terkait.

Dalam sambutannya, Ketua GOW menegaskan bahwa Pengajian Akbar ini menjadi bentuk syukur sekaligus penghormatan atas perjalanan panjang perempuan dan ibu dalam membangun keluarga serta masyarakat. Menurutnya, perempuan adalah madrasah pertama bagi anak-anak, tempat mereka mengenal kasih sayang, adab, dan iman.

Memuliakan ibu berarti memuliakan peradaban,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa di tengah tantangan zaman, perempuan kini memikul peran yang semakin berlapis. Karena itu, perempuan tidak boleh berjalan sendiri. Kegiatan keagamaan seperti pengajian dinilai penting sebagai ruang saling mengingatkan agar iman tetap menjadi landasan utama dalam menjalankan tugas sebagai ibu, istri, dan anggota masyarakat.

Lebih jauh, Ketua GOW mengajak seluruh perempuan menjadikan momentum PHI ke-97 sebagai pengingat bahwa perempuan adalah tiang keluarga sekaligus tiang masyarakat. Ketika ibu kuat, keluarga kuat. Ketika keluarga kuat, daerah ini akan tumbuh menjadi daerah yang unggul, maju, dan sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia PHI ke-97, Heni Tasniasanti, menyampaikan bahwa Pengajian Akbar ini bertujuan meningkatkan kesadaran tentang peran dan hak perempuan dalam perspektif Islam. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat pemahaman tentang pentingnya harmonisasi peran laki-laki dan perempuan dalam keluarga, organisasi, maupun masyarakat.

Ia menambahkan bahwa pengajian ini menjadi sarana memotivasi perempuan agar berperan aktif dalam kehidupan sosial dan keagamaan sesuai ajaran Islam, sekaligus mempererat ukhuwah dan kerja sama antarsesama demi terwujudnya masyarakat yang harmonis dan berdaya. (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *