Banjir Rusak Lahan Pertanian, Gubernur NTB Instruksikan Pengerukan Sungai

oleh -221 Dilihat

LOMBOK TIMUR, samawarea.com (8 Oktober 2025) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Dusun Ponjenlimbu, Desa Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Senin (6/10).

Kunjungan ini merupakan respons cepat atas laporan warga melalui media sosial mengenai kerusakan lahan pertanian akibat banjir.

Dalam kunjungannya, Gubernur didampingi jajaran Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Salah satu langkah cepat yang diambil adalah normalisasi aliran sungai melalui pengerukan sedimentasi dan pemasangan tanggul sementara menggunakan Geobag.

“Saya minta pak Kades, pak Kadus dan masyarakat bergotong royong, mengisi tanah di Geobag untuk jadi tanggul sementara mencegah abrasi lebih luas,” ujar Gubernur Iqbal.

Ia menegaskan bahwa alat berat untuk pengerukan telah dikerahkan dan akan mulai bekerja keesokan harinya untuk mengembalikan aliran sungai ke kondisi normal.

“Alat beratnya sudah di jalan, besok sudah mulai bekerja melakukan pengerukan sedimentasi,” tambahnya.

Untuk pencegahan jangka panjang, Gubernur menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai. Ia mendorong terbentuknya aturan berbasis adat atau awig-awig sebagai bentuk komitmen kolektif dari masyarakat.

“Saya minta Pemkab Lombok Timur, Camat, Kades, Kadus dan masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan sungai, dengan membuat kesepakatan bersama berupa aturan adat awig-awig,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Iqbal menyampaikan rencananya untuk mengajukan penanganan permanen ke pemerintah pusat guna mengatasi kerusakan menyeluruh di sepanjang aliran sungai, bukan hanya di titik-titik terdampak.

“Saya minta ini secepatnya, kasian masyarakat petani kita jadi korban dari akibat banjir ini — mari kita jaga lingkungan kita bersama, semoga hal ini tidak terjadi lagi,” tutupnya. (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *