DPRD Dukung Review RTRW, Zulfikar: Jangan Hambat Investasi, Harus Adaptif Terhadap Kondisi Riil

oleh -902 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (26 Agustus 2025) — Pernyataan Bupati Sumbawa soal pentingnya merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) demi mengatasi tumpang tindih aturan yang menghambat investasi, mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Sumbawa.

Wakil Ketua III DPRD Sumbawa, Zulfikar Demitry, SH., MH menegaskan bahwa review RTRW merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami di DPRD sangat sejalan dengan arahan Bupati. RTRW memang harus direview secara komprehensif, karena realita di lapangan sering kali berbeda dengan apa yang tertuang dalam dokumen perencanaan,” ujar politisi Nasdem ini saat ditemui usai Konsultasi Publik Kedua RTRW 2026–2045, di La Grande, Selasa (26/8).

Zulfikar menyoroti sejumlah kasus di mana investor batal menanamkan modalnya karena kendala perizinan yang bersumber dari ketidaksesuaian tata ruang. “Lahan pesisir masuk zona LP2B, padahal potensi terbaiknya ada di sektor perikanan dan tambak. Ini kan tidak sinkron. Akhirnya investor mundur, dan kita kehilangan peluang besar,” jelasnya.

Menurutnya, RTRW ke depan harus lebih fleksibel dan adaptif, tidak kaku pada dokumen lama yang mungkin sudah tidak relevan dengan kondisi sekarang. DPRD, lanjut Zulfikar, akan mendorong agar revisi RTRW memperhatikan potensi lokal dan kebutuhan pembangunan berkelanjutan.

“RTRW bukan sekadar dokumen administratif. Ini adalah fondasi arah pembangunan. Kalau salah menetapkan zona, dampaknya bisa panjang, baik terhadap investasi, sosial, maupun lingkungan,” tegas politisi muda tersebut.

Zulfikar juga mengingatkan agar revisi RTRW dilakukan secara inklusif, dengan melibatkan masyarakat, pelaku usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Masukan dari bawah sangat penting. Jangan sampai kita hanya menyusun berdasarkan data di atas meja. Harus berpijak pada fakta di lapangan,” ujarnya.

Ia menutup pernyataannya bahwa DPRD akan terus mengawal proses ini agar hasilnya benar-benar menjadi instrumen penggerak pembangunan yang adil, produktif, dan berpihak pada kepentingan daerah.

“Kami akan awasi dan kawal sampai tuntas. RTRW ini bukan hanya soal peta, tapi soal masa depan Sumbawa,” pungkas Zulfikar. (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *