YOGYAKARTA, samawarea.com (8 Agustus 2025) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, SE., turut ambil bagian dalam kegiatan Fun Bike and City Tour yang digelar di Kota Yogyakarta, Kamis (7/8/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XI yang diikuti oleh para kepala daerah dan delegasi JKPI dari seluruh Indonesia.
Mengusung semangat pelestarian budaya dan lingkungan, kegiatan Fun Bike dimulai dari Hotel Tentrem Yogyakarta. Para peserta menempuh rute menyusuri sejumlah lokasi ikonik dan bersejarah, seperti Tugu Yogyakarta, Jalan Malioboro, hingga Kraton Yogyakarta, sebelum akhirnya finis di Balai Kota Yogyakarta.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengapresiasi inisiatif kegiatan yang memadukan pelestarian budaya dengan edukasi lingkungan ini. Ia menilai bahwa pendekatan semacam ini sangat relevan dan perlu diterapkan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Sumbawa.
“Kegiatan seperti ini sangat inspiratif. Bersepeda menyusuri tempat-tempat bersejarah memberi pengalaman yang berbeda, sekaligus mengingatkan kita akan pentingnya menjaga warisan budaya dan lingkungan. Di Sumbawa, kami juga mendorong masyarakat untuk mulai beralih ke transportasi ramah lingkungan dan lebih peduli terhadap kelestarian pusaka daerah,” ujar Haji Jarot.
Kehadiran Bupati Sumbawa dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap gerakan pelestarian budaya dan lingkungan hidup. Dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap warisan budaya serta pentingnya menjaga bumi dari ancaman krisis iklim.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mengenal potensi budaya dan filosofi kota, tetapi juga menjadi wahana edukasi tentang pentingnya gaya hidup ramah lingkungan.
“Sepeda bukan hanya alat transportasi, tapi bagian dari peradaban. Ini adalah bentuk nyata komitmen kita dalam membangun kota yang sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Rakernas JKPI XI di Yogyakarta sendiri menjadi momentum penting bagi daerah-daerah anggota untuk saling bertukar gagasan dan praktik terbaik dalam upaya pelestarian kota pusaka di tengah arus modernisasi. (SR)






