Ruas Jalan Teladan—Kelawis Dikerjakan Tahun 2026

oleh -871 Dilihat
Asisten II Sekda Sumbawa, Lalu Suharmaji ST MT

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (7 Juli 2025) – Bukan hanya pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Desa Batu Dulang–Tepal, Tepal–Batu Rotok, serta ruas Lenangguar–Teladan yang akan dituntaskan Tahun 2025 ini, namun Pemkab Sumbawa juga menargetkan agar seluruh akses jalan lingkar selatan dapat diselesaikan. Seperti ruas jalan Teladan—Kelawis.

Asisten II Sekda Sumbawa, Lalu Suharmaji ST MT, didampingi Kabag Pembangunan, Yudhi Patria Negara ST, yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/7/2025), menyatakan semua jalan di lingkar selatan ditargetkan tuntas akhir 2026.

Kelanjutan pengerjaan jalan di lingkar selatan akan dimulai Tahun 2025 ini. Diawali dengan pengerjaan ruas strategis yang menghubungkan Desa Batu Dulang–Tepal, Tepal–Batu Rotok, serta ruas Lenangguar–Teladan. Berlanjut 2026, pengerjaan ruas jalan Teladan—Kelawis.

Untuk ruas Batu Dulang–Tepal yang memiliki panjang 24,7 km, saat ini sudah tertangani sepanjang 18,8 km. Sisanya, sepanjang 5,9 km akan dikerjakan tahun ini. Salah satu fokus utamanya adalah relokasi jalur di Brangtreng yang telah ditangani oleh Dinas PUPR, dengan pengerjaan fisiknya dilanjutkan Balai Jalan. “Untuk lebar jalan, kita sudah ajukan 30 meter dengan panjang penanganan relokasi 600 meter,” jelasnya.

Sementara itu, untuk ruas Tepal–Batu Rotok sepanjang 11 km, akan dilakukan pembangunan enam jembatan besar tahun ini, salah satunya di kawasan Brang Sabana. Untuk ruas Lenangguar–Teladan, yang sebelumnya ditangani 6,4 km pada 2022, kini akan dilanjutkan sepanjang 7,6 km sehingga total 9 km jalan akan tersambung dengan baik.

Pembangunan jalan ini dikerjakan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Penanganan Jalan Daerah. “Inpres ini memberikan harapan besar. Penentuan anggaran sedang dihitung oleh Balai Jalan, dan pada Agustus 2025 nanti akan ditentukan nilai pastinya,” kata Suharmaji.

Namun dari perhitungan yang dilakukan Pemda Sumbawa, anggaran pengerjaan jalan lingkar selatan ini mencapai ratusan miliar. Estimasinya, untuk ruas Batu Dulang–Tepal sekitar Rp 35 miliar, sedangkan untuk Tepal–Batu Rotok mencapai lebih dari Rp 200 miliar, mengingat medan berat dan keberadaan enam jembatan. Ruas Lenangguar–Teladan diperkirakan membutuhkan anggaran Rp 12–15 miliar.

Sementara Teladan—Kelawis akan dilakukan penghitungan nilai. “Dengan tuntasnya jalan lingkar selatan ini, kita berharap mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah terpencil akan meningkat signifikan,” pungkas Suharmaji. (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *