SUMBAWA BESAR, samawarea,com (2 Juni 2025) – Proses seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa memasuki tahap verifikasi faktual melalui wawancara yang dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, Senin (2/6). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat tata kelola zakat yang amanah dan profesional di tingkat daerah.
Hadir dalam kegiatan ini Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Irawan Subekti, Ketua BAZNAS RI, KH Achmad Sudrajat LC, MA, Kepala Kantor Kemenag Sumbawa, Kabag Kesra Setda Sumbawa, serta jajaran terkait dan para peserta seleksi calon pimpinan BAZNAS.
Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan bahwa proses seleksi ini diawali dengan pendaftaran terbuka, dan tercatat 14 orang terdaftar sebagai calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa.
“Setelah melalui verifikasi administrasi, seluruh peserta dinyatakan lolos dan melanjutkan ke tahapan tes tulis, CAT, dan wawancara. Dari proses ini, 10 orang peserta berhasil lolos ke tahap selanjutnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil seleksi tersebut akan dilaporkan kepada Bupati Sumbawa dan BAZNAS pusat untuk mendapatkan persetujuan dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
“Mudah-mudahan proses ini berjalan lancar dan hasilnya membawa manfaat besar bagi masyarakat Sumbawa. Harapan kami, lima orang yang terpilih nantinya mampu membawa BAZNAS Kabupaten Sumbawa menjadi lebih baik dan optimal dalam mengelola zakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, KH Achmad Sudrajat LC, MA, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan seleksi.
“Kami hadir untuk melakukan verifikasi faktual atas calon pimpinan BAZNAS yang telah melalui proses seleksi awal. Kami berharap proses ini berlangsung secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa BAZNAS berpegang pada tiga prinsip utama, yaitu aman syariah, aman regulasi, dan amanah NKRI. Ketiganya menjadi fondasi utama dalam mengelola dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.
“Kami ingin memastikan kepercayaan umat dan pemerintah tetap terjaga. Untuk itu, kami sangat membutuhkan kerja sama erat antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.
Dengan tahapan seleksi yang terus berjalan, diharapkan kepemimpinan baru BAZNAS Kabupaten Sumbawa nantinya dapat memperkuat peran lembaga ini sebagai pilar utama dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui dana zakat dan sosial keagamaan yang dikelola secara transparan dan profesional. (SR)






