SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA
SUMBAWA BESAR, samawarea.com (2 Mei 2025) – Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar hearing terkait Harga Eceran Tertinggi (HET) dan distribusi gas Elpiji 3 kilogram, Jumat (2/5), bertempat di ruang rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Sumbawa.
Pertemuan ini melibatkan PT Pertamina, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa, Bagian Perekonomian dan SDA Setda Sumbawa, serta Camat Alas. Rapat dipimpin Ketua Komisi II I Nyoman Wisma, S.IP, didampingi Wakil Ketua Muhammad Tahir, SH, Sekretaris Zohran, SH, serta anggota H. Andi Mappeleppui, Muhammad Zain, S.IP, Ridwan, SP., M.Si, Kaharuddin Z, Ahmad Nawawi, dan Juliansyah, SE.
Dalam hearing tersebut, para pihak membahas berbagai persoalan terkait kelangkaan dan mahalnya harga Elpiji 3 kg di tingkat masyarakat. Keluhan banyak datang dari masyarakat yang merasa harga jual Elpiji melebihi HET dan sulitnya mendapatkan akses distribusi secara langsung di wilayah pelosok.
Setelah melalui diskusi yang cukup panjang, DPRD Kabupaten Sumbawa melalui Komisi II menyepakati dan mengeluarkan empat poin rekomendasi.
Pertama, Pemda diminta tingkatkan pengawasan distribusi elpiji 3 Kg mulai dari tingkat agen, pangkalan hingga sub-penyalur, agar masyarakat dapat menikmati gas bersubsidi sesuai dengan HET yang telah ditetapkan.
Kedua, mendorong penyusunan regulasi harga di sub penyalur. Hal ini mengingat belum adanya regulasi yang mengatur harga di tingkat sub penyalur. “Kami mendorong Pemda Sumbawa agar segera menyusun regulasi tersebut dengan berkoordinasi langsung dengan Kementerian ESDM,” desak Nyoman Wisma.
Ketiga, Camat dan Kades diminta aktif mengawasi distribusi elpiji. DPRD juga mendorong seluruh camat dan kepala desa untuk aktif memantau distribusi Elpiji 3 kg di wilayahnya masing-masing. DPRD menekankan pentingnya pemeriksaan terhadap kasus-kasus pangkalan bermasalah, seperti yang terjadi di Desa Baru. Apabila terbukti melakukan pelanggaran, maka akan diberikan sanksi tegas.
Keempat, Pertamina diminta menambah jumlah pangkalan. DPRD mendorong PT Pertamina untuk segera mengupdate data serta menambah jumlah pangkalan Elpiji di setiap kecamatan dan desa, guna memperluas jangkauan distribusi dan memastikan ketersediaan gas bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Sumbawa.
Hearing ini diharapkan menjadi langkah awal perbaikan sistem distribusi Elpiji bersubsidi di Kabupaten Sumbawa, agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah. (SR)






