SUMBAWA BESAR, samawarea.com (17 November 2024) – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Abdul Rafiq SH – H. Sahril S.Pd, M.Pd memiliki langkah strategis yang akan diwujudkan untuk memastikan semua infrastruktur jalan dapat dinikmati oleh masyarakat.
Dalam Debat Publik Kedua yang digelar KPU Sumbawa di Hotel Sernu Raya, Minggu (17/11/) malam, pasangan yang dikenal dengan sebutan Rafiq Sahril ini menyebutkan langkah strategis itu yakni menyusun program yang terarah dan berkelanjutan.
Rafiq Sahril akan memprioritaskan perbaikan jalan di wilayah selatan karena memang membutuhkan perhatian khusus. Wilayah ini sering kali terabaikan, padahal sangat penting untuk mobilitas masyarakat dan perekonomian daerah. Mengidentifikasi ruas jalan mana saja yang rusak parah dan mempengaruhi akses masyarakat adalah langkah pertama yang krusial.
Langkah lainnya adalah pemanfaatan dana dari pemerintah pusat. Setiap tahun ungkap Cabup Rafiq, pemerintah pusat menyiapkan alokasi dana sekitar Rp 100 milyar untuk kabupaten/kota. Jika ditakdirkan terpilih, Rafiq Sahril dapat bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk mengajukan proposal perbaikan infrastruktur jalan yang dapat mendukung pengembangan ekonomi dan aksesibilitas di daerah.
“Membangun komunikasi yang intens dengan pemerintah provinsi dan kementerian terkait untuk memastikan bahwa Sumbawa mendapatkan perhatian lebih dalam alokasi anggaran. Koordinasi yang baik akan mempercepat proses pengajuan dan pencairan dana untuk pembangunan infrastruktur, termasuk jalan. Intinya harus aktif berjuang agar dana itu dapat diterima dan dimanfaatkan secara maksimal untuk perbaikan jalan di Sumbawa,” imbuhnya.
Berikutnya, adalah perencanaan infrastruktur berkelanjutan. Rafiq Sahril akan menyusun rencana perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan yang menyeluruh dan berjangka panjang. Tidak hanya untuk perbaikan jalan yang rusak, tetapi juga pembangunan jalan baru yang bisa mendukung pemerataan pembangunan.
Pembuatan skala prioritas yang melibatkan masyarakat akan sangat penting, sehingga anggaran yang ada bisa digunakan seefisien mungkin.
Kemudian, pengawasan dan akuntabilitas. Menurut Rafiq, agar perbaikan jalan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, harus dipastikan bahwa proyek infrastruktur ini diawasi dengan ketat dan dikelola secara transparan. Hal ini bisa dilakukan dengan melibatkan masyarakat dalam pengawasan, serta menggunakan teknologi untuk memonitor progress pekerjaan secara berkala.
Terakhir, pemberdayaan masyarakat local. Dikatakan, untuk meningkatkan efisiensi dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, pasangan calon dapat memberdayakan tenaga kerja lokal dalam proyek perbaikan jalan, sehingga selain memperbaiki infrastruktur, program ini juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.
Dengan langkah-langkah tersebut, pasangan Rafiq Sahril dapat membuktikan komitmennya untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat Sumbawa, sekaligus memperkuat daya dukung perekonomian dan pemerataan pembangunan di wilayah tersebut. (SR)






