Pertanyakan Kelanjutan Pembangunan RSUD Sering, Fraksi Hanura juga Minta Perhatikan Kondisi Jalan

oleh -556 Dilihat

SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA  

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (24 November 2023) – Fraksi Hanura Bersatu DPRD Kabupaten Sumbawa, terus meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk melakukan pembangunan atau perbaikan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Sumbawa.

Dalam pemandangan umum yang disampaikan Jubir Fraksi, Muhammad Saad SAP pada Sidang Paripurna, Rabu (22/11), menyebutkan ruas jalan yang harus ditangani yaitu kelanjutan pembangunan jalan hotmix menuju Dusun Sabedo 1 Desa Sabedo Kecamatan Utan, perbaikan jalan menuju Desa Marente Kecamatan Alas, peningkatan ruas jalan menuju Desa Mate Mega Kecamatan Alas, dan perbaikan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Motong dan Desa Tengah menuju Desa Stowe Berang Kecamatan Utan, serta ruas jalan lainnya di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga  Johan Rosihan Bangun Komunikasi Politik dengan Golkar

Di bagian lain, Fraksi Hanura mempertanyakan kelanjutan pembangunan RSUD Sumbawa di wilayah Sering. “Kami mempertanyakan pemerintah daerah melalui dinas terkait, akan bagaimanakah nasib pembangunan RSUD tersebut, apakah akan berlanjut pembangunanya pada tahun 2024 ataukah hanya akan seperti kondisi yang ada sekarang ?” tanyanya.

Menurut Saad—sapaan Jubir Fraksi, bahwa masyarakat Sumbawa memiliki mimpi besar dari pembangunan RSUD yang digadang akan menjadi rumah sakit mewah dan lengkap. “Janganlah biarkan masyarakat kecewa karena mimpi tak pernah menjadi kenyataan,” tukasnya.

Tak hanya jalan dan RSUD, Fraksi Hanura menyoroti kondisi Perumdam Batulanteh, terutama imbas musibah patahnya pipa induk belum lama ini yang mengakibatkan 5 kecamatan mengalami krisis air bersih selama beberapa hari.

Baca Juga  Bale Mediasi, Penyelesaian Sengketa di Luar Pengadilan  

Fraksi Hanura Bersatu memandang perlu pemerintah daerah untuk memberikan perhatian serius terkait kondisi sarana di perumdam Batulanteh. Pecahnya pipa induk tersebut kemungkinan akibat dari sebagian besar kondisi pipa yang ada sudah tua dan tidak layak pakai. (SR)

 

mahkota rokok NU
Azzam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *