SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA
SUMBAWA BESAR, samawarea.com (31 Oktober 2023) – Bantuan Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) baru saja diluncurkan Kementerian Sosial RI melalui Kantor Pos Indonesia kepada 42 warga Sumbawa. Para penerima tersebar Kelurahan Brang Biji, Lempeh dan Kelurahan Uma Sima. Bantuan ini tidak datang dengan sendirinya, melainkan atas perjuangan Wakil Ketua 1 DPRD Sumbawa, Drs. H. Mochammad Ansori.
Bantuan itu diusulkan Ketua DPC Gerindra Sumbawa tersebut melalui Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Pulau Sumbawa, Drs H Zainul Arifin.
“Alhamdulillah usulan ini terealisasi dan penerima manfaat sudah menerimanya,” kata Ansori usai menyerahkan bantuan senilai Rp 210 juta ini, Selasa (31/10/2023). Turut hadir pada penyerahan bantuan ini Perwakilan Kementerian Sosial RI, Kepala Bidang Litjamsos Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Kepala PT Pos Cabang Sumbawa dan 42 penerima manfaat program PENA.
Disebutkan Ansori, sebelumnya Ia mengusulkan sebanyak 75 orang untuk mendapatkan bantuan dari Program DPR RI Fraksi Gerindra ini. Namun hasil verifikasi yang lolos seleksi hanya 42 orang di tiga kelurahan.
“Kemarin kami mengusulkan 75 orang sesuai permintaan dari Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Drs H Zainul Arifin namun yang lolos verifikasi 42 orang dan hari ini langsung dicairkan melalui rekening masing-masing penerima tanpa dipotong sepeserpun,” ujarnya.
Sebenarnya Ansori mengaku ingin mengusulkan untuk seluruh Dapil di 24 kecamatan. Namun waktu yang diberikan untuk pengusulan hanya 3 hari, sehingga yang bisa diakomodir hanya tiga kelurahan yang sudah menjadi mitra sejak awal Ia menjabat di DPRD Sumbawa.
Ia berjanji ke depan akan mengusulkan lebih banyak lagi dan merata di seluruh kecamatan. “Besar bantuan yang diterima masing-masing penerima, maksimal 5 juta rupiah dan harus dibelanjakan sesuai dengan usulan penerima. Sebab sifat bantuan ini untuk jangka panjang dan dikelola sebagai bantuan modal usaha,” tandasnya.
Sementara Perwakilan Kemensos, Ikhsanuddin Hartanto, S.Sos, mengatakan bahwa program ini merupakan tahap kedua. Bantuan ini langsung diserahkan kepada penerima manfaat tanpa ada potongan. Ia berharap dengan program ini, masyarakat penerima bisa mandiri dan tidak lagi ketergantungan dari bantuan-bantuan. (SR)






