SUMBAWA BARAT, samawarea.com (7 Juni 2023) – Andi Laweng SH., MH mendukung pemikiran dan perjuangan Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin menambah dana desa menjadi Rp 5 milyar. Dana ini untuk percepatan pembangunan di Indonesia yang dimulai dari bawah membangun desa.
“Saya sangat setuju dan mendukung penuh perjuangan Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk Dana Desa ditambah menjadi 5 milyar, karena kita lihat di lapangan peningkatan Dana Desa membuat pembangunan di desa lebih maju, terarah, tepat sasaran, apalagi kalau Dana Desa ditambah menjadi 5 milyar tentunya kesejahteraan masyarakat akan cepat terwujud,” jelas politisi PKB yang juga Anggota DPRD KSB.
Menurutnya, pernyataan Cak Imin sangat tepat. Daripada anggaran untuk pembangunan desa dikelola oleh pemerintah pusat akan lebih banyak biaya rapatnya daripada penerapan program ke masyarakat. Belum lagi ribetnya administrasi dari pusat sampai bawah yang membutuhkan biaya sehingga akan menambah beban. Pastinya kurang efektif.
“Kalau desa sendiri yang kelola maka akan bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, dan masyarakat juga bisa ikut mengawasi anggarannya, dan sudah pasti administrasinya akan lebih mudah,” imbuhnya.
Kalaupun ada masalah di desa, lanjut Andi Laweng, menjadi PR bersama untuk diperbaiki. Misalnya kurang berkualitasnya sumberdaya pemerintah desa. Perlu memperhatikan pendidikan aparaturnya, dan gelar pelatihan untuk peningkatan kapasitas pemerintah desa sebagaimana yang telah dilakukan di Kabupaten Sumbawa Barat.
Pemda telah bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk memberikan beasiswa pendidikan kepada aparat desa dan warga setempat untuk kuliah S1. Dinas terkait juga sering melaksanakan pelatihan untuk aparatur desa. Bahkan Inspektorat membuka posko khusus pelayanan konsultasi bagi pemerintah desa.
“Ini upaya agar niat baik pemerintah desa bisa berjalan dengan baik, lain halnya kalau ada kepala desa atau pemerintah desa yang niatnya nakal dan berprilaku buruk, ini harus kita tindak tegas,” tandasnya.
Dikatakan Andi Laweng, bukan hanya anggaran dari pusat yang didorong untuk ditambah, namun pihaknya di DPRD mendorong agar Dana Desa ditambah dari APBD. Hal itu sebagai upaya kader PKB yang benar-benar memperhatikan masalah kesejahteraan masyarakat. “Kami akan selalu kompak sesuai instruksi pusat untuk memperjuangkan hak hak masyarakat,” pungkasnya. (HEN/SR)






