SUMBAWA BESAR, samawarea.com (18 Mei 2023) – Berada di balik jeruji besi bukan menjadi alasan untuk warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sumbawa Besar berdiam diri menyesali perbuatan yang telah dilakukan.
Hal ini terlihat dari aktivitas pembinaan yang dijalani mereka seperti belajar mengaji dan berlatih tata cara sholat untuk memperdalam pengetahuan mengenai ilmu agama, Selasa (16/5).
Kegiatan keagamaan ini terlaksana sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan serta pelaksanaannya dilakukan setelah sholat dhuzur secara berjamaah di Masjid At-Taubah Lapas Sumbawa Besar. Kegiatan ini termasuk pembinaan kepribadian dari Seksi Binadik.
Kalapas Sumbawa Besar, M. Fadli menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian merupakan hal yang penting. Dengan kegiatan keagamaan ini warga binaan akan lebih mendekatkan diri dengan Tuhan dan setelah bebas nantinya akan menjadi insan dengan akhlak yang lebih baik.
“Melalui pembinaan kepribadian dengan memperdalam ilmu agama ini diharapkan mampu mengubah perilaku dan karakter warga binaan menjadi lebih baik dan diterima masyarakat nantinya. Segala bentuk fasilitas seperti buku Iqra’ dan Al-Qur’an sudah kita siapkan,” ungkapnya Fadli, sapaan Kalapas Sumbawa Besar.
Staf Pembinaan, Wire Dane menambahkan bahwa warga binaan belajar secara mandiri merupakan gambaran bahwa mereka telah memiliki sikap saling membantu dan mengajarkan kebaikan kepada sesama.
Warga Binaan yang memiliki pengetahuan tentang sholat dan mengaji sangat terbuka membantu rekannya untuk belajar. Tentunya menjadi kebanggaan bagi kami para petugas melihat kebersamaan dalam kebaikan yang dilakukan warga binaan,” ujarnya.
Dengan dilaksanakannya berbagai pembinaan kepribadian, Kalapas berharap kepada masyarakat untuk tidak memberikan stigma negatif terhadap mantan warga binaan agar mereka dapat berbaur kembali. Penerimaan masyarakat menjadi salah satu faktor tidak terjadinya pengulangan tindak pidana yang dilakukan. (SR)






