SUMBAWA BESAR, samawarea.com (21 Januari 2023)–Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumbawa berhasil meraih juara pertama Fashion Show Tenun Ikat dalam rangka memeriahkan HUT Kab. Sumbawa ke-64, Jum’at (20/1).
Kegiatan yang berlangsung meriah di Halaman Kantor Bupati Sumbawa ini diikuti Bupati Sumbawa, Wakil Bupati, Sekda, Anggota Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, kepala bagian, camat, dan pimpinan BUMN/BUMD. Berada di posisi kedua Kepala Bagian Pemerintahan Setda Sumbawa, disusul Kepala Badan Kesbangpoldagri di posisi ketiga.
Sementara Juara Harapan 1 diraih Kepala Dinas P2KBP3A Sumbawa, harapan 2 Direktur RSUD Sumbawa dan Harapan 3 diraih Kepala Dinas PRKP Sumbawa. Keluar sebagai Juara Favorit adalah Kepala Dinas Pertanian Sumbawa.
Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah saat membuka kegiatan tersebut mengapresiasi penyelenggaraan Fashion Show Tenun Ikat ini sebagai upaya memperkenalkan branding tenun ikat Sumbawa kepada masyarakat luas. Ia berharap, tenun ikat Sumbawa tidak hanya dicintai oleh masyarakat Sumbawa tetapi juga oleh masyarakat di luar Sumbawa.
Senada dengan Bupati Sumbawa, Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Sumbawa, Ny. Sovia Noviantry Rayes Mahmud Abdullah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan eksistensi Tenun Sumbawa sebagai salah satu kekayaan adat dan budaya Sumbawa.
Dalam berbagai event regional maupun nasional, Tenun Sumbawa selalu diperhitungkan, seperti pada event Lombok Sumbawa Tenun Fest dan Muslim Fashion Festival (Muffest) yang berlangsung di Jakarta belum lama ini. Desainer-desainer Sumbawa dengan penampilan Tenun Sumbawanya selalu mendulang prestasi.
Bahkan pada bulan Maret 2023 mendatang, salah seorang desainer Sumbawa berbakat, Andre Manangga, akan melakukan show di Los Angeles Amerika Serikat dengan karya-karyanya yang berbahan Tenun Sumbawa.
Sementara itu, Koordinator Seksi Fashion Tenun Ikat dalam Kepanitiaan HUT Sumbawa ke-64, I Ketut Sumadi Arta, SH., MH melaporkan, tujuan penyelenggaraan Fashion Tenun Ikat antara lain untuk pengenalan dan promosi tenun ikat khas Sumbawa.
Selain itu, sebagai media sosialisasi ragam pakaian/busana kerja, serta untuk menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan terhadap produk lokal khususnya tenun ikat khas Sumbawa.
Disebutkan, jumlah peserta Fashion Tenun Ikat ini sebanyak 82 pasangan baik dari perangkat daerah lingkup Pemkab Sumbawa, instansi vertikal maupun BUMN/BUMD. (SR)






