Belasan Pelajar Diangkut Polisi, Aksi Bar-barnya Viral di Medsos

oleh -435 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (28 September 2021)

Sebanyak 13 pelajar diamankan jajaran Polres Sumbawa, belum lama ini. Belasan remaja ini diamankan setelah terlibat melakukan pengrusakan warung di Simpang Bingung, depan SMPN 1 Badas. Aksi pelajar SMP dan SMA ini sempat viral setelah videonya tersebar secara berantai di media social. Ternyata, bukan hanya merusak warung, salah satu dari kelompok remaja ini juga terlibat kasus penganiayaan di Bendungan Mama, Kecamatan Lopok.

Informasi yang diserap media ini menyebutkan, kasus pengrusakan warung ini terjadi pada Jumat (24/9) malam. Sekelompok remaja merusak kursi warung. Aksinya meresahkan warga dan para pengguna jalan. Karena kelompok ini beraksi dilengkapi senjata tajam.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, IPTU Ivan Ronald Cristofel, STK, Selasa (28/9) mengakui diamankannya belasan orang remaja karena bertindak anarkis. Dalam aksinya, para remaja itu dalam kondisi mabuk miras. Mereka mengamuk tanpa sebab. Setelah mendapat laporan terlebih lagi sempat viral di media social, Tim Puma Polres Sumbawa bergerak. Satu per satu remaja ini ditangkap.

Untuk yang masih di bawah umur, ungkap Kasat Ivan, hanya diberikan pembinaan. Sebelum dipulangkan, polisi menghadirkan wali murid dan guru dari para pelajar tersebut.

Atas kejadian ini, para pelajar tersebut kemudian diamankan oleh Tim Puma Polres Sumbawa. Setelah itu, para pelajar yang masih di bawah umur ini dikenakan pembinaan. Para pelajar diminta untuk menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Namun hanya satu orang yang tetap diamankan. Yakni berinisial A, karena selain melakukan pengrusakan juga terlibat kasus pengeroyokan terhadap pelajar di di Bendungan Mama, Kecamatan Lopok. Kasusnya sedang ditangani pihak Polsek Lape.

Karena itu, Kasat Ivan mengimbau keluarga dan sekolah untuk melakukan pengawasan ketat terhadap anak-anaknya. Mengingat usia pelajar ini masih sangat muda, sehingga rentan terpengaruh lingkungan sekitarnya. Pihak kepolisian tidak akan berhenti untuk mengingatkan generasi muda yang sering berkumpul tanpa tujuan jelas, termasuk kerap melakukan balap liar. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *