SUMBAWA BESAR, samawarea.com (2/5/2021)
Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, mendampingi Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Drs. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., menghadiri Wisuda Angkatan II SMP dan SMA Dea Malela, Sabtu (1/5) sore.
Wisuda Angkatan II pada Tahun 2021 ini digelar di Auditorium Sang Surya Kampus Olat Utuk Pesantren Modern Internasional Dea Malela diiringi sejuknya hujan dan panorama indah Olat Utuk.
Turut hadir Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. HW. Musyafirin MM, Ketua dan Anggota DPRD Sumbawa, Kepala Dinas Pendidikan NTB, Kepala Dinas Pendidikan Sumbawa, Camat Lenangguar, tokoh agama, tokoh masyarakat dan segenap jajaran PMI Dea Malela.
Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutannya sangat mengapresiasi keberadaan PMI Dea Malela, atas peran sertanya dalam mendukung kemajuan pendidikan berbasis agama, dan telah ikut mendorong peningkatan SDM di Tana’ Samawa.
“Terima kasih pula terkhusus kepada Bapak Profesor Din Syamsuddin, yang telah berjuang membesarkan pondok Pesantren Modern Internasional Dea Malela,” ucapnya.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan agama merupakan program terpenting dan paling strategis, dalam pembangunan nasional. Keberhasilan program tersebut, akan menjadi barometer baik-buruknya kondisi dan perilaku masyarakat, kini dan di masa yang akan datang.
Bupati berharap keluarga besar PMI Dea Malela terus mengembangkan potensi pengajaran, dalam rangka meningkatkan kualitas lulusannya setiap tahun. “Semoga prosesi wisuda hari ini, menjadi awal yang baik untuk langkah-langkah besar di masa yang akan datang,” ujarnya.
Sementara Pengasuh PMI Dea Malea, Prof. Dr. Din Syamsuddin, MA., mengingat para wisudawan bahwa setelah menjadi alumni PMI Dea Malela, terbentang peluang untuk menjadi insan yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, mandiri, kreatif, inovatif, dan kompetitif. “Jadilah anak-anak panah umat Islam yang menyebar ke seantero bumi, menebarkan rahmat bagi semesta,” pintanya.
Wakil Menteri Agama RI, Drs. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si mengapresiasi pimpinan serta segenap jajaran PMI Dea Malela, yang telah berhasil meluluskan santriwan dan santriwatinya, baik di tingkat SMP maupun SMA.
“Semoga PMI Dea Malela semakin memantapkan dirinya menjadi lembaga pendidikan berkeunggulan di tingkat global, dalam melahirkan sumber daya insani yang beriman, mandiri, kreatif, inovatif dan kompetitif,” harapnya.
Dikatakannya, pesantren sebagai institusi pendidikan warisan para ulama, telah berhasil melahirkan begitu banyak individu unggul di berbagai bidang, yang memahami dan mengamalkan nilai ajaran Islam, dengan mengedepankan ilmu dan akhlak, berjiwa mandiri, seimbang, dan demokrat.
Jauh sebelum kemerdekaan, jelas Wamenag, masyarakat pesantren telah berkontribusi dalam bidang dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Lewat perjuangan dan kepemimpinan para ulama, ungkapnya, pesantren mampu memberikan kontribusi besar dalam mendirikan Negara Republik Indonesia.
Di akhir sambutannya, Wakil Menteri Agama menyampaikan selamat kepada santriwan dan santriwati PMI Dea Malela yang baru diwisuda. “Semoga ilmu yang telah diterima bermanfaat baik untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan Negara,” tutup H. Zainut Tauhid. (SR/**)






