Bupati Sumbawa Tetapkan Lunyuk Wilayah Karantina Terbatas

oleh -12 views

BERITA KHUSUS GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (2/4/2020)

DPRD

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa menetapkan karantina wilayah terbatas terhadap Kecamatan Lunyuk. Status ini menyusul adanya salah seorang warga setempat berinisial Ny. M (44) dinyatakan positif covid-19 berdasarkan notifikasi yang dikirim dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Hari Rabu, 1 April 2020 pukul 17.20 Wita. Penetapan karantina wilayah terbatas terhadap Kecamatan Lunyuk ini disampaikan Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc yang juga Ketua Gugus Tugas saat jumpa pers di Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (2/4).

Karena itu Bupati yang didampingi Anggota Forpimda, Kadis Kesehatan Sumbawa, Kadis Perhubungan, Direktur RSUD Sumbawa dan Direktur RS HL Manambai Abdulkadir, memerintahkan leading sector terkait untuk menelusuri dan mengisolasi masyarakat yang pernah melakukan kontak dengan Ny M yang kini berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan ditangani di ruang isolasi RSMA.

Bupati menghimbau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sumbawa untuk tetap tenang, tidak panik namun tetap waspada. Selain itu mematuhi himbauan pemerintah untuk menghindari keramaian dan kontak fisik, serta menjaga kesehatan dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat, mengurangi aktivitas di luar rumah. Tak kalah penting, selalu berdo’a kepada Yang Maha Kuasa agar daerah ini diberikan keselamatan dan dijauhkan dari segala mara bahaya. Kemudian kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa, Bupati meminta untuk lebih proaktif melakukan langkah-langkah percepatan penanganan, terutama dengan memperketat pengawasan arus keluar masuk di gerbang barat dan gerbang timur. Siagakan posko-posko secara intensif untuk mendata dan memeriksa para pendatang di wilayah ini. “Camat, lurah, kepala desa dan jajarannya sampai ke tingkat bawah juga memegang peranan penting untuk mengedukasi masyarakat agar bersama-sama memutus rantai penularan virus yang mematikan ini. Begitu juga terkait ketahanan pangan masyarakat selama pandemi covid-19 ini saya minta untuk tetap dijaga dan diperhatikan, lakukan pendataan terhadap warga masyarakat kita yang secara serius terkena dampak bencana ini untuk segera dibantu, agar benar-benar merasakan kehadiran pemerintah di tengah pandemi ini,” tandfasnya.

Baca Juga  TP4D: Jika Mutasi Digelar, Jangan Dulu Sentuh PPK  

Selaku pimpinan daerah, Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan berbuat maksimal dan akan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk bersama-sama melawan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumbawa.

Untuk diketahui, Ny M mulai diobservasi di ruang isolasi RSMA Sumbawa pada tanggal 26 Maret 2020 dengan gejala flu dan hipertensi. Penderita memiliki riwayat kontak dengan pasien positif Covid-19 NTB 01 pada tanggal 9 Maret 2020. Saat ini penderita tersebut dalam kondisi semakin membaik, sembari menunggu hasil test negatif sebanyak 2 kali sebelum bisa dipulangkan ke rumahnya.  (JEN/SR)

 

DPRD DPRD