Bekerja di Arab Saudi, CPMI Tidak Lagi Tinggal di Rumah Majikan

oleh -2 views

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DISNAKERTRANS KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, SR (9/3/2020)

DPRD

Persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sumbawa yang bekerja di luar negeri khususnya negara tujuan di Arab Saudi, dipastikan dapat diminimalisir. Sebab keamanan para pekerja dijamin aman dan sangat kecil kemungkinan mereka diberangkatkan atau ditempatkan secara ilegal. Jika dulu, majikan dapat mempekerjakan PMI secara ilegal melalui agen. Selain itu saat perekrutan dan pemberangkatan dilakukan secara ilegal. Sehingga tidak jarang muncul kasus PMI mulai tidak dibayarkannya gaji hingga disiksa majikan. Tapi kali ini tidak lagi. Dari perekrutan dan pemberangkatan CPMI, akan dilakukan dengan sistem satu pintu atau Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK) secara online. Perekrutan ini dilakukan PT Bursa Usaha Migran Indonesia (BUMI) bekerjasama dengan Disnakertrans Sumbawa melalui kegiatan Job Fair. Kegiatan ini sudah mulai dilaksanakan dan dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa, Senin, 9 Maret 2020.

Pimpinan PT. Bursa Usaha Migran Indonesia (PT BUMI) yang disampaikan Sekjen DPD Apjati L. Suprial Wahid mengatakan, bahwa SPSK ini tidak mencabut moratorium penempatan TKI, karena sistem tersebut berbeda dengan sistem yang telah dilakukan selama ini. Dengan sistem ini, pekerja migran Indonesia tidak lagi tinggal di rumah majikan tetapi ditempatkan di asrama, dan saat bekerja akan diantar jemput oleh pihak perusahaan. Sehingga waktu bekerja tidak akan menyalahi kontrak kerja yang telah disepakati. “Untuk diketahui, anak-anak kita tidak seperti dulu lagi yang harus tinggal di rumah majikan, tetapi akan disediakan mess dan tentu gajinya pun tidak akan ada masalah dan lain sebagainya. Jadi semua informasi akan terintergrasi dengan sistem one chanel yang akan kita ketahui bersama,” ujarnya saat menghadiri Job Fair Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK) yang dipusatkan di UPTD LLK/LTSP-P2TKI, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbawa, Senin (9/3).

Baca Juga  Selidiki Kebakaran Pasar Seketeng, Polres Sumbawa Datangkan Tim Labfor Bali

Sebelumnya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri, M.Si melaporkan bahwa Pameran Kesempatan Kerja kali ini khusus bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang akan bekerja di Kerajaan Arab Saudi melalui Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK). Melalui sistem ini, aplikasi yang digunakan oleh Kerajaan Arab Saudi terintegrasi dengan aplikasi yang digunakan oleh pmerintah RI. “Sistem seperti ini belum pernah diterapkan sebelumnya, dan ini merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk memberikan perlindungan optimal bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) kita, sekaligus sebagai sebuah solusi untuk meminimalisir permasalahan PMI di luar negeri,” tandasnya. (JEN/SR)

DPRD DPRD