Syukri Ungkap Alasan Pilih Suryo Jadi Pendampingnya di Pilkada 2020

oleh -533 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (22/6/2019)

Setelah Ir. Talifuddin M.Si—Sudirman SIP (Talif-Sudir) mengumumkan pasangan tersebut maju pada Pilkada Sumbawa 2020 melalui jalur independen (perseorangan), jejak yang sama diikuti pasangan Syukri Rahmat S.Ag—Yadi Surya Diputra S.Sos.I., MA (Syukri—Suryo). Pasangan dengan jargon “Pedi Samawa” ini baru saja diumumkan ke publik setelah Syukri yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa ini melakukan istikharah yang cukup panjang. Memang informasi majunya Dea Guru Syukri Rahmat pada suksesi Pilkada tersebut sudah cukup lama. Namun siapa pasangan dan jalur mana yang dipilih, masih menjadi teka-teki. Dan secara mengejutkan mantan Ketua KPU Sumbawa ini memilih Suryo—tokoh muda Sumbawa berkaliber dunia sebagai pasangannya. Ada beberapa alasan bagi Dea Guru Syukri memilih Suryo.

Kepada SAMAWAREA, Sabtu (22/6), Syukri menilai Suryo yang biasa dipanggilnya Ustadz Yo’ ini adalah sosok yang cerdas, religius, dengan segudang pengalaman baik nasional dan internasional. Termasuk kekuatan jaringannya yang telah terbangun sekian lama di tingkat nasional. Selain alasan-alasan tersebut, Ia dan Suryo memiliki rasa dan tarikan nafas yang sama untuk Sumbawa. “Dengan mengucapkan Bismillah saya memilih beliau, untuk kemudian melangkah dan berikhtiar bersama-sama di Pilkada 2020. Insyaa Allah dengan dilandasi semangat “Pedi Samawa” kami siap berkhidmat untuk wujudkan Sumbawa Muda yaitu Sumbawa maju dan berkeadaban,” cetusnya.

Biografi Yadi Surya Diputra, S.Sos.I., MA

Suryo demikian kalangan Aktivis di Jogja dn Jakarta akrab memanggilnya. Aktif di Keluarga Mahasiswa Pecinta Demokrasi (KeMPeD) Yogyakarta dan Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) membuatnya aktif dalam kerja kerja advokasi bersama Buruh, Petani dan Kaum Miskin Kota di berbagai daerah di Indonesia untuk mengadvokasi isu Demokrasi, HAM, Lingkungan dan Gender. Selain tema tersebut Suryo juga sangat konsen dengan isu-isu yang terkait hubungan antara Islam, Demokrasi dan Pembangunan.

Lahir di Sumbawa Besar dari kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai Guru SD dan Guru Mengaji, telah membentuk dengan kokoh dasar pendidikan keislamannya. Putra kedua dari pasangan Abdul Gani, S.Ag dan Rahmawati, S.Pd yang biasa dipanggil dengan nama Pak Gani dan Ibu Imok ini sejak kecil sudah dipercayakan oleh lingkungannya untuk keliling kampung mengisi ceramah agama. Suryo kecil di lingkungan keluarganya akrab dipanggil dengan panggilan Yadi.

Riwayat Pendidikan

– SDN 12 Sumbawa Besar (1989), Pondok Pesantren Al Ikhlas Taliwang (1995), MTsN Sumbawa (1997), SMU N 1 Sumbawa (1999), Tehnik Pertambangan UPN Veteran Yogyakarta (2001 tidak Lulus), S1 Fakultas Dakwah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2001). Dan S2 Magister Politik Lokal dan Otonomi Daerah UGM Yogyakarta (2007).

Riwayat Pekerjaan

Direktur Masyarakat Penyuluh Pertanian Indonesia (MAPPI) Wilayah Jateng-DIY Kementerian Pertanian 2008-2010. Tenaga Ahli Ketua Komisi II DPR RI Oktober 2009 – Maret 2010. Tenaga Ahli Komisi II DPR RI Maret 2010 – Desember 2010. Tenaga Ahli Drs. H. Harun Alrasyid Anggota DPR RI FP-Gerindra 2011 – 2013. Staf Khusus Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra Bapak H. Fahri Hamzah S.E. 2014 – 2019

Pengalaman Luar Negeri

Studi Sejarah Islam dan Madrasah di Asia Tengah, Samarkand, Tashken dan Astana (Maret 2015). Short Course Taiwan Study Camp For Future Leader, Taipei (November 2015). Adviser Delegasi Indonesia di International Parliamentary Union, Mali, Afrika Barat (Desember 2016). Studi sejarah perkembangan Tarekat Saziliyah di Magrib, Maroko (Januari 2017). Adviser Delegasi Indonesia dalam Sidang Pertemuan Speaker Parlemen Meksiko, Indonesia, Korea, Turki, Amerika Serikat (MIKTA) (September 2017). Studi Sistem Pemerintahan Parlementer Eropa, Belgia dan Belanda (Maret 2017). Studi Sistem Parlemen Modern Australia (November 2017). Adviser Delegasi Indonesia Dalam Sidang Annual Meeting Asia-Pacific Parliamentary Forum (Januari 2018). Adviser Delegasi Indonesia di Sidang International Parliamentary Union di Swis (Maret 2018). Anggota Delegasi kunjungan Muhibah DPR RI, Studi sejarah exile Indonesia di Capetown Afrika Selatan (Mei 2018). Studi Sistem Pemilu Berbasis Digital di Brazil (September 2018). Anggota Delegasi Tim Pengawas Tenaga Kerja Indonesia ke Tokyo Jepang (November 2018). Studi Sistem Parlemen Modern Pemerintahan Presidensial Eropa, Paris Prancis (Desember 2018). Studi Sistem Parol Board Terhadap Terdakwa Pidana Di New Zealand (Februari 2019). (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *