IISBUD SAREA Siapkan Beasiswa “Pedi Samawa” Tingkatkan Mutu Anak Disabilitas

oleh -566 Dilihat

Jalin Kerjasama dengan SLBN 1 Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (28/2/2019)

Institut Ilmu Sosial dan Budaya Samawa Rea (IISBUD SAREA) mengadakan kunjungan kerjasama ke Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Sumbawa, Kamis (28/9). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan cita-cita besar IISBUD SAREA untuk meningkatkan mutu belajar siswa SLB berupa pendampingan dan menyediakan wadah pembelajaran pengembangan seni dan budaya.

Rektor IISBUD SAREA, Miftahul Arzak, S.Ikom,. MA dalam kunjungannya menyampaikan bahwa kedatangan tim bertujuan memberikan beasiswa kepada siswa di SLBN 1 Sumbawa yang akan menyelesaikan pendidikan tingkat SMA untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di IISBUD SAREA. Anak-anak di Sekolah Luar Biasa ini memiliki kemampuan yang luar biasa dengan karya-karya dan tingkat kreativitas yang baik. “Kami ada beberapa beasiswa yang dapat diperoleh di IISBUD, dengan melihat kondisi masyarakat Sumbawa. Di IISBUD SAREA ada 1 beasiswa yang ditawarkan yaitu beasiswa “Pedi Samawa”. Beasiswa ini ditujukan untuk calon mahasiswa kurang mampu maupun calon mahasiswa penyandang disabilitas serta mencarikan orang tua asuh untuk mahasiswa, sesuai dengan tagline ‘humanis dan berbudaya’. “Semoga kerjasama ini menjadi kerjasama yang membawa kita pada amalan terbaik kita,” cetus Mifta.

Kerjasama yang terjalin ini sejalan dengan salah satu dari lima Raperda yaitu penanganan disabilitas yang dicanangkan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc saat ini. Pembinaan Sekolah Luar Biasa adalah bagian dari rehabilitasi sosial. Ia berharap IISBUD SAREA dapat menjadi wadah dan tempat pembelajaran siswa disabilitas memenuhi hak mereka sebagai anak bangsa.

Kepala SLBN1 Sumbawa Bayu Yusep Kuswandi, S.Pd menyampaikan di SLBN1 saat ini ada beberapa penyandang disabilitas yaitu tuna netra, tuna daksa dan tuna rungu. Siswa tuna netra SMALB 1 sudah melahirkan 3 sarjana di luar daerah Sumbawa, sedang untuk tuna daksa masih belum ada yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi. “Semangat siswa-siswa sangat luar biasa, beberapa siswa mewakili lomba pantomim, tari dan masih banyak lagi prestasi yang ditorehkan pada tingkat provinsi dan juga tingkat nasional,” jelas Bayu.

Bayu menambahkan bahwa guru untuk seni budaya bagi siswa-siswa SLBN minim sehingga keberadaannya sangat dibutuhkan. Peluang ini dapat menjadi kesempatan bagi IISBUD SAREA dan SLBN Sumbawa untuk menimbah ilmu secara bersama sama. (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *