Bupati Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Penyimpangan

oleh -1 views

SUMBAWA BESAR, SR (05/01/2018)

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc menyatakan tidak akan memberi toleransi sedikitpun terhadap segala bentuk penyimpangan program pembangunan di daerah ini. Hal itu disampaikan menyusul adanya isu yang beredar bahwa sejumlah proyek di Kabupaten Sumbawa diduga bermasalah, termasuk pembangunan Pasar Brang Bara. Namun demikian Bupati juga berharap jika benar ada penyimpangan terutama di proyek Pasar Brangbara harus dilihat apakah itu disengaja atau tidak. Jika disengaja berarti masuk dalam tindakan korupsi dan patut didukung untuk untuk diproses secara hukum. Namun jika tidak disengaja, itu terjadi karena kelalaian, kekeliruan atau tidak bisa menerjemahkan aturan secara baik. Tapi sanksi hukumnya juga hampir sama.

Terkait Pasar Brangbara ini, Bupati yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (4/1) kemarin, mengaku merasa serba salah. Jika pembangunannya ditolak karena gagal tender maka dananya akan dikembalikan ke pusat. Jika diteruskan pembangunannya bisa dilakukan dengan resiko waktunya mepet dan ada penambahan waktu disertai denda 1 per mil dari sisa nilai kontrak. Solusinya, pekerjaannya harus dimaksimalkan dengan cara bekerja nonstop selama 24 jam melalui pembagian shift.

Karenanya Bupati berharap masyarakat memberikan dukungan bagi suksesnya pembangunan Pasar Brangbara yang hajatnya untuk kepentingan masyarakat. Sebab ini kesempatan bagi masyarakat dan daerah memiliki pasar yang repsentatif karena jika gagal belum tentu tahun-tahun berikutnya Kabupaten Sumbawa mendapatkan program serupa dari pemerintah pusat. “Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang melakukan pendampingan, pengawalan, dan pengawasan bagi berlangsungnya program ini, sehingga produk yang dihasilkan nanti dapat memiliki asas manfaat dalam jangka panjang, dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan daerah ini,” pungkasnya.

Baca Juga  Tersangka PNPM Empang Segera Disidang Tipikor

Sementara tadi malam, TP4D Kabupaten Sumbawa yang dikomandani Anak Agung Raka SH kembali menyambangi lokasi proyek Pasar Brangbara. Hal ini dilakukan mengingat masa jatuh tempo yang ditentukan pemerintah pusat akan segera berakhir. Dari hasil turun lapangan progressnya cukup bagus, hanya tersisa 1 persen lebih. Beberapa pekerjaan kecil sedang dibereskan dan diperkirakan akan selesai Sabtu (6/1) besok. Terlihat pekerja bekerja siang dan malam. Jumlah tukang dan pekerja lainnya ditambah. Listrik, air, pemasangan keramik sudah hampir tuntas. (JEN/SR)

 

dukacita dukacita bankntb