Bidan Desa Kerap Didatangi Maling

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (04/09)

Penghuni rumah dinas Polindes, Dusun Pamulung, Desa Karang Dima, Kecamatan Badas, merasa tidak aman. Sebab rumah dinas yang ditempati bidan desa tersebut kerap didatangi maling. Seperti yang menimpa Nova Diantari (26) seorang bidan desa, Senin (1/9) malam sekitar pukul 23.00 Wita. Dalam aksinya tamu tak diundang itu menggasak perhiasan emas berupa 3 buah cincin yang disimpan di dalam lemari aksesoris. Pelaku masuk dengan cara merusak jendela kamar. Dan aksinhya dilakukan saat korban dan suaminya (Johan Purnomo) sedang keluar mencari makanan.

amdal

Bidan Nova—akrab Ia disapa, menuturkan, kasus pencurian yang terjadi di rumah dinas Polindes wilayah Pamulung ini sudah beberapa kali terjadi termasuk menimpa bidan desa sebelumnya. Sedangkan dia sudah dua kali mengalaminya. Saat itu beberapa bulan lalu ketika dia belum menikah, maling hendak masuk ke dalam rumahnya dengan mencungkil jendela kamar menggunakan linggis. Suara berisik membuatnya terjaga melihat pelaku tengah berusaha membuka jendela. Korban terbangun dan menyalakan televisi, agar malingnya mengurungkan aksi. Benar saja, sang maling terdiam, tapi tetap berdiri di balik tembok jendela. “Saya juga sudah siap  berteriak jika malingnya berusaha masuk,” kata Bidan Nova.

Rupanya maling masih penasaran, dan kembali pada saat rumah dalam keadaan kosong. Aksinya pun berhasil mengambil perhiasannya. Yang mengherankan aksi pelaku kali ini tidak diketahui tetangga. Padahal antara rumahnya dan tetangga sangat mepet. Apalagi jendela kamarnya dipasang dua gembok belum lagi ditambah palang kayu dari dalam. Ketika pelaku berusaha membukanya sudah pasti berjalan alot dan menimbulkan suara berisik. “Saya rasa tetangga mendengarnya,” ujarnya.

Baca Juga  Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Embung Sebewe

Karenanya dia menilai lingkungan setempat sudah tidak aman. Dan berharap ketua RT dan pihak desa setempat dapat melakukan langkah-langkah yang membuat warga merasa nyaman dan aman. Untuk mengungkap kasus pencurian tersebut, Nova yang didampingi suaminya, mengaku telah melaporkannya ke Polres Sumbawa. Hal ini dibuktikan dengan laporan polisi LP/625/IX/2014/SPKT Res. Sbw.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Erwan Yudha Perkasa SH, Selasa (2/9), membenarkan adanya laporan tersebut dan kini dalam penyelidikan timnya di lapangan. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda