Wabup Ansori Ingatkan OPD, Perencanaan Anggaran Diawasi KPK dan Masyarakat

oleh -197 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (10 Februari 2026) – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Penginputan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin (9/2/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Sumbawa ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, para Kepala OPD, camat, serta lurah se-Kabupaten Sumbawa. Bimtek ini menjadi bagian penting dalam memperkuat perencanaan pengadaan yang transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sumbawa selaku Ketua Pelaksana, Erma Hadi Suryani, ST., M.M.Inov, melaporkan bahwa Bimtek telah dilaksanakan pada 2–5 Februari 2026 dan berjalan dengan baik. Peserta terdiri dari seluruh PPK dan Admin RUP dengan rincian 32 perangkat daerah, 24 kecamatan, 26 UPT Puskesmas, 9 bagian lingkup Setda, serta 9 kelurahan.

“Perkembangan penginputan RUP saat ini telah mencapai 73,6 persen. Kami berharap kerja sama seluruh OPD agar penginputan RUP dapat segera dituntaskan hingga 100 persen,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wabup Haji Ansori menegaskan bahwa Bimtek SiRUP bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan wujud keseriusan pemerintah daerah dalam menyiapkan aksi nyata pembangunan Kabupaten Sumbawa Tahun 2026.

“Perencanaan anggaran harus dituntaskan dengan sungguh-sungguh. Ini bukan hanya tanggung jawab internal pemerintah daerah, tetapi juga menjadi perhatian dan pemantauan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) . Satu rupiah pun harus bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Wabup juga menekankan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memastikan seluruh proses perencanaan dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta dapat diakses oleh masyarakat. Keterbukaan, menurutnya, tidak hanya pada tahap pelaksanaan anggaran, tetapi juga sejak tahap perencanaan.

“Sekarang ini, gerak dan kerja perangkat daerah sangat mudah dilihat oleh masyarakat. Karena itu, saya berpesan khusus kepada pengguna anggaran, PPK, dan unsur perencanaan agar segera menuntaskan seluruh program kerja. Jika tidak tuntas, itu akan menjadi pertanyaan, bukan hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi aparat pengawas,” ujarnya.

Wabup Ansori mengajak seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih serius, rapi, dan bertanggung jawab, karena perencanaan yang baik menjadi fondasi utama dalam mendukung pembangunan daerah.

“Dengan perencanaan yang tertib dan transparan, kita optimistis Sumbawa dapat terus bergerak menuju Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera,” pungkasnya. (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *