Hutan Gundul dan Sungai Menyempit Picu Banjir Empang, Bupati Sumbawa: Segera Ditangani

oleh -141 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (8 Februari 2026) – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP turun langsung meninjau lokasi kerusakan infrastruktur akibat banjir di sejumlah desa di Kecamatan Empang, Minggu (8/2/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., unsur TNI-Polri, BPBD, Baznas, serta perangkat daerah terkait. Rombongan menyusuri titik-titik terdampak sekaligus berdialog dengan warga korban banjir.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Desa Lamenta. Di desa ini, Bupati menyapa masyarakat, mendengarkan langsung keluhan warga, sekaligus memastikan bantuan logistik benar-benar tersalurkan kepada korban terdampak.

Menurut Bupati, banjir yang terjadi di Empang tidak semata-mata disebabkan oleh curah hujan yang tinggi. Ia menyoroti adanya kerusakan lingkungan yang cukup parah, terutama kondisi hutan yang gundul serta sungai yang menyempit dan mengalami pendangkalan.

“Banjir ini bukan hanya karena hujan deras. Hutan kita banyak yang gundul, sungai menyempit dan dangkal, sehingga air cepat meluap ke permukiman,” ujar Bupati usai berdialog dengan warga.

Ia menjelaskan, sejak awal menerima laporan kejadian, tim BPBD bersama relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, membantu evakuasi warga, serta menyalurkan bantuan awal yang dibutuhkan masyarakat.

“Begitu ada laporan, tim langsung turun membantu evakuasi dan membawa bantuan awal yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati bersama jajaran TNI-Polri juga menyerahkan bantuan sembako serta kebutuhan dasar lainnya bagi warga terdampak banjir.

Selain fokus pada penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga menyiapkan langkah perbaikan jangka menengah dan panjang. Dari hasil peninjauan lapangan, ditemukan sejumlah kerusakan infrastruktur seperti fasilitas air bersih, tembok pengaman sungai, bronjong, sedimentasi saluran, serta penyempitan dan pendangkalan sungai.

Bupati menegaskan, seluruh kerusakan tersebut telah didata oleh BPBD dan akan segera dihitung kebutuhan anggarannya untuk ditindaklanjuti secepat mungkin.

“BPBD sudah turun mendata semua lokasi. Segera kita hitung kebutuhannya dan insyaallah tahun ini kita kerjakan. Secepatnya,” tegasnya.

Ia berharap, melalui penanganan cepat serta perbaikan infrastruktur dan lingkungan, risiko banjir di masa mendatang dapat diminimalisir, sehingga masyarakat Empang dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman. (SR)

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *