SUMBAWA BESAR, samawarea.com (6 Februari 2026) — Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, memastikan perbaikan jalan rusak di depan RSUD Sumbawa serta ruas jalan di Kecamatan Moyo Hilir akan segera dilaksanakan tahun ini.
Hal tersebut disampaikan Gubernur kepada wartawan saat menghadiri kegiatan Groundbreaking Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Desa Serading, Kecamatan Moyo Hilir, Jumat (6/2/2026) sore.
Menurut Gubernur, Pemprov NTB saat ini tengah mencari teknologi konstruksi jalan yang paling efisien dari sisi anggaran, namun tetap memiliki daya tahan yang kuat terhadap kondisi alam di wilayah tersebut.
“Sekarang kita sedang mencari teknologi yang paling murah tapi kuat. Kita sedang mencoba beberapa teknologi lain yang diharapkan lebih tahan ke depan. Karena kalau tidak, kita akan menghadapi situasi yang sama terus, apalagi sebelum program penghijauan dan penghutanan kembali yang direncanakan pemerintah daerah benar-benar berjalan optimal,” ujarnya.
Gubernur berharap, gambar perencanaan (DED) sudah bisa mulai berjalan pada semester pertama tahun ini, sehingga pekerjaan fisik bisa dilaksanakan sebelum musim hujan tiba.
“Mudah-mudahan di semester pertama ini gambar-gambar perencanaan sudah mulai sebelum perubahan anggaran. Yang penting sebelum musim hujan datang, pekerjaan sudah berjalan,” katanya.
Gubernur juga menegaskan bahwa kerusakan jalan yang terjadi saat ini memang karena belum dilakukan perbaikan permanen. Ia meminta semua pihak bersabar karena proses administrasi dan teknis harus dilalui dengan benar agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
“Memang belum diperbaiki permanen. Kita harus selesaikan prosesnya dengan benar. PPK juga tidak mau nanti jadi masalah hukum. Jadi kita beri kesempatan menyelesaikan proses administrasinya,” tegasnya.
Ia mencontohkan penanganan darurat di daerah lain seperti di Lombok Timur, di mana masyarakat sempat menggunakan jembatan darurat dari bambu sebelum jembatan permanen dibangun.
“Kebutuhan masyarakat kita pahami. Tapi perbaikan permanen harus lewat prosedur yang benar supaya hasilnya kuat dan tidak bermasalah di kemudian hari,” pungkas Gubernur. (SR)






