Sumbawa Dapat Proyek Unggas Terintegrasi, Siap Ground Breaking Serentak Nasional

oleh -402 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (4 Januari 2026) – Kabupaten Sumbawa kembali menegaskan perannya dalam agenda pembangunan nasional. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, didampingi Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah, meninjau langsung lokasi rencana ground breaking Proyek Integrated Poultry Industry (Industri Unggas Terintegrasi).

Proyek nasional ini dibangun di lahan seluas kurang lebih 10 hektar, kawasan Balai Pembibitan dan Hijauan Makanan Ternak (BPHMT) Serading, Sabtu (3/1/2026).

Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan proyek strategis nasional yang menempatkan Kabupaten Sumbawa sebagai salah satu lokasi pengembangan industri unggas terintegrasi di Indonesia. Proyek ini termasuk dalam program nasional yang ditetapkan di lima provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Rencananya, launching dan ground breaking proyek Integrated Poultry Industry akan dilakukan secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam waktu dekat.

Khusus Provinsi NTB, proyek ini akan dikembangkan sebanyak 16 unit dengan total nilai investasi mencapai Rp 1,37 triliun. Dari jumlah tersebut, empat unit berada di Kabupaten Sumbawa, menjadikannya sebagai salah satu daerah dengan kontribusi terbesar dalam pengembangan industri unggas terintegrasi di NTB. Salah satu unit strategis tersebut berlokasi di kawasan BPHMT Serading yang kini telah memasuki tahap kesiapan pelaksanaan ground breaking.

Bupati Sumbawa menegaskan bahwa kehadiran proyek ini menjadi kebanggaan sekaligus peluang besar bagi daerah. Selain memperkuat ketahanan pangan nasional, proyek ini juga diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sektor peternakan serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Sumbawa.

“Ini momentum penting bagi Kabupaten Sumbawa. Kita tidak hanya menjadi lokasi proyek, tetapi menjadi bagian dari agenda besar transformasi ekonomi nasional, khususnya di sektor pangan dan peternakan,” ujar Bupati Haji Jarot di sela-sela peninjauan.

Dengan konsep terintegrasi dari hulu ke hilir, Integrated Poultry Industry diharapkan mendorong efisiensi produksi, menjaga stabilitas pasokan, serta meningkatkan daya saing industri unggas nasional, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyatakan komitmen penuh untuk mendukung kelancaran proyek tersebut, mulai dari percepatan perizinan, kesiapan lahan, hingga penguatan koordinasi lintas perangkat daerah, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Masuknya Kabupaten Sumbawa dalam proyek strategis nasional ini diharapkan semakin mengukuhkan daerah ini sebagai salah satu pusat pengembangan industri unggas terintegrasi di Indonesia Timur. (SR)

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *