Pasca Mutasi Akhir Tahun, Empat Jabatan Kepala OPD Lowong, Pemda Sumbawa Segera Bentuk Pansel 

oleh -1258 Dilihat
Sekda Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo S.Sos., M.AP

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (2 Desember 2026) — Mutasi dan promosi jabatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumbawa di penghujung tahun 2025 pada era pemerintahan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot MP dan Wakil Bupati Drs. H Mohamad Ansori masih menyisakan kekosongan jabatan. Tercatat, empat jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga awal Januari 2026 belum terisi.

Empat jabatan tersebut masing-masing Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang sebelumnya dijabat Rachman Ansori, M.SE. Jabatan ini kosong setelah yang bersangkutan dipromosikan sebagai Asisten (3) Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa.

Kekosongan berikutnya terjadi pada jabatan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), menyusul pejabat sebelumnya, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si digeser untuk mengisi jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Selain itu, jabatan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) juga belum terisi. Posisi ini kosong setelah Didi Hermansyah, S.E dimutasi menjadi Inspektur pada Inspektorat Daerah. Bahkan, jabatan Kepala BKAD tercatat telah lowong meski dua kali mutasi dalam kurun waktu relatif singkat.

Sementara itu, jabatan Kepala Dinas Sosial juga kosong setelah pejabat sebelumnya, Abdul Aziz, resmi memasuki masa purna tugas atau pensiun.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP saat dikonfirmasi, Jumat (2/1/2026), membenarkan adanya kekosongan empat jabatan kepala OPD tersebut.

“Benar, saat ini ada empat jabatan kepala OPD yang masih lowong pasca mutasi dan promosi akhir tahun 2025,” ujar Sekda.

Menurutnya, kekosongan jabatan tersebut bersifat sementara dan tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan karena telah ditunjuk pelaksana tugas (Plt) pada masing-masing OPD.

“Untuk sementara kita tunjuk Plt agar pelayanan publik dan pelaksanaan program tetap berjalan normal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sekda menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan segera menempuh mekanisme pengisian jabatan secara definitif dengan membentuk Panitia Seleksi (Pansel).

“Dalam waktu dekat kita akan membentuk panitia seleksi sesuai ketentuan yang berlaku. Prinsipnya, pengisian jabatan dilakukan secara terbuka, profesional, dan berbasis merit,” tegas Doktor Budi.

Ia berharap, pejabat yang nantinya terpilih mampu memperkuat kinerja organisasi dan mendukung percepatan program prioritas pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Jarot–Ansori. (SR)

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *