Jarot Ansori dan Sumbawa Lestari

oleh -943 Dilihat

Oleh: Muhammad Iqbal (Dosen Ilmu Manajemen di Fakultas Ekonomi Dan Bisnis UTS) 

Gerakan menanam pohon oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Jarot Ansori bersama para pegawai pemerintah daerah Sumbawa patut diapresiasi tinggi dan harus kita dukung bersama. Karena kita tahu, isu perubahan iklim, pemanasan global, bencana alam yg terjadi mendapat atensi serius baik oleh elit global maupun elit nasional.

Singkatnya, isu soal hutan dan lingkungan hari ini adalah darurat dan mendesak untuk ditangani segera. Sehingga Misi dan gerakan pemerintahan Jarot Ansori lewat program unggulan Sumbawa Hijau Lestari adalah keputusan tepat dan benar.

Data terakhir menunjukkan hutan dan lahan sangat kritis dan kritis di Kabupaten Sumbawa seluas 51.434 ha. Yang Tersebar di 91 desa (samawarea.com). dan bencana alam yang terjadi berulang-ulang sebelumnya ( banjir, longsor, hilangnya mata air, panas dan kekeringan panjang saat musim kemarau) yang terjadi sepanjang tahun menjadi bukti nyata yang tidak terbantahkan.

Sehingga sekali lagi cita cita pemerintahan Jarot Ansori memulihkan hutan dan lahan kritis Sumbawa tidak berlebihan jika menjuluki dirinya sebagai Wakil Bumi Sumbawa.

Wakil Bumi Sumbawa

Bupati Sumbawa Dalam beberapa kali pidatonya, selalu menyebut dan menjuluki dirinya sebagai Wakil Bumi Sumbawa. Saya sendiri pernah mendengarnya langsung. Semangat dalam setiap pidatonya memberi isyarat yakin dan bertekad kepada setiap yang mendengarkan. Sebagai wujud wakil Bumi, Beberapa Program turunan yang telah dibuat antaranya membentuk satgas kehutanan, 1 ASN 1 Pohon, 1 hektar 1 sapi bagi petani.

Peta Jalan

Semangat dan gerakan Jarot Ansori dalam program Sumbawa hijau lestari belum sepenuhnya tergambar jelas dan terukur. Yang terlihat di permukaan memang gerakan menanam pohon cukup masif di beberapa tempat. Namun harus dibarengi dengan tindakan dan strategi menumbuhkan pohon serta menghasilkan nilai ekonomi tidak hanya nilai ekologi terhadap pohon yang telah dan akan ditanam itu. Jarot Ansori mestinya harus membuat peta Jalan Sumbawa Hijau lestari. Tidak hanya menanam dan menindak masyarakat yang dianggap merusak hutan dan lahan. Tetapi Jarot Ansori harus melibatkan masyarakat sekitar tempat hutan dan lahan kritis itu. Membuat skema kerjasama yang berorientasi “Menang Menang” dengan masyarakat petani. Bukan tindakan “menang kalah” dengan masyarakat. Susun strategi jangka panjang nya, target dan capaian. Sehingga selama 1 periode pemerintahan Jarot Ansori program Sumbawa hijau lestari bisa terukur dan jelas capaiannya dan yang terpenting masyarakat tidak merasa diri “kalah” terhadap kehadiran program itu.

Sinergi

Para “pembantu” Jarot Ansori terutama setiap OPD terkait mestinya merespon lewat program dan kegiatan yang _Segaris dan Sejalan_ dengan misi itu. Misalnya : mendorong dan membuat kegiatan Desa Lestari di setiap Desa yg berada di sekitar hutan. Memfasilitasi anak-anak petani di setiap tingkat sekolah dengan program Beasiswa Lestari atau kegiatan lain. Mendampingi dan memastikan produk hasil tanaman hutan dan lahan masyarakat petani diterima pasar dan punya nilai ekonomi lebih tinggi dari sebelumnya dll.

Undang dan ajak terlibat stakeholder lain. Misalnya: meminta semua perguruan tinggi di Sumbawa lewat kegiatan pengabdian masyarakat untuk melakukan KKN tematik Sumbawa Lestari, para dosen dan mahasiswa mendampingi dari Hulu sampai hilir program tersebut. Atau kegiatan lain yang bisa disinergikan dengan berbagai kampus kampus yang ada di Sumbawa. Para komunitas masyarakat, dan pemuda, ajaklah terlibat dan saling bantu. Perusahaan perusahaan yang ada, dorong dan minta untuk memfokuskan program CSRnya pada kegiatan kegiatan yang punya nilai ekologi dan ekonomi itu tadi.

Sehingga pada prosesnya beberapa pihak, baik dari pemerintah, industri, perguruan tinggi, komunitas dan masyarakat bisa satu misi dan satu tindakan mewujudkan Sumbawa lestari.

Sebagai warga Sumbawa, kami mendoakan dan mendukung pemerintahan Jarot Ansori agar terus kuat, sehat dalam menjalankan amanah dan misi mulianya.

Terakhir, mengutip ungkapan orang Sumbawa : Balong Ai Kayu, Mole Pade Antap, Telas Kebo Jaran – secara bebas Maknanya adalah Jika Sumbawa Hijau Lestari, maka visi Jarot Ansori menjadi Sumbawa Sejahtera InsyaAllah perlahan-lahan Terwujud. (*) 

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *