Hutan Orong Telu Rusak, Bupati Hentikan Tanam Jagung di Kawasan Ai Mata Lesik 

oleh -291 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (8 Januari 2026) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui Safari Penanaman Pohon ke-6 yang digelar di Hutan Lindung Ai Mata Lesik, Kecamatan Orong Telu, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan tersebut diikuti unsur Forkopimda, Sekda, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat, tokoh masyarakat, hingga anak-anak sekolah setempat. Safari ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa mewujudkan visi Sumbawa Hijau dan Lestari.

Dalam sambutannya, Bupati yang disapa Haji Jarot menyampaikan bahwa lokasi penanaman merupakan kawasan hutan lindung yang sebelumnya sempat dirambah dan digunakan untuk menanam jagung. Namun, melalui kesepakatan bersama masyarakat, tahun ini menjadi masa tanam jagung terakhir di kawasan tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini kita berada di Hutan Lindung Ai Mata Lesik. Lahan ini sesungguhnya adalah hutan lindung yang beberapa tahun lalu terlanjur dibabat. Insya Allah, tahun ini adalah yang terakhir mereka menanam jagung. Sudah ada kesepakatan dan pernyataan bersama untuk mengembalikan fungsi hutan,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan, kawasan tersebut akan dihijaukan kembali dengan tanaman produktif dan bernilai ekonomi, seperti alpukat, kemiri, sengon, serta durian dalam jumlah terbatas, agar masyarakat tetap memperoleh manfaat tanpa merusak hutan.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan larangan keras terhadap aktivitas penebangan pohon dan pembukaan lahan baru di kawasan hutan lindung. Ia meminta masyarakat untuk segera melapor jika menemukan pelanggaran.

“Kami akan menanganinya dengan serius, karena hutan adalah sumber mata air dan sumber kehidupan kita,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa lahan di puncak gunung yang sebelumnya ditanami jagung akan dijadikan daerah percontohan bagi tanaman alpukat, kemiri, sengon, dan durian, sebagai model rehabilitasi hutan berbasis ekonomi masyarakat.

“Mari kita jaga dan pertahankan mata air ini dengan menanam kayu-kayu yang memiliki nilai ekonomis tinggi,” tutup Bupati. (SR)

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *