Gubernur NTB Hadiahkan Umrah bagi 33 Pekerja Senyap,

oleh -69 Dilihat

MATARAM, samawarea.com (21/1/2026) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, melepas keberangkatan 33 jamaah umrah yang merupakan hadiah pribadi Gubernur dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) NTB ke-67. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Ruang Tengah Pendopo Gubernur NTB, Rabu (21/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK NTB Ny. Sinta Agathia Soedjoko, perwakilan Muhsinin Travel, keluarga jamaah, serta sejumlah undangan lainnya. Para jamaah umrah yang diberangkatkan berasal dari berbagai latar belakang profesi yang selama ini dikenal bekerja dalam senyap dan jarang mendapat sorotan.

Perwakilan jamaah, Agus Talino, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Gubernur NTB atas kesempatan umrah yang diterima. Menurutnya, hadiah tersebut merupakan kejutan besar yang sangat mengharukan, karena tidak pernah terbayangkan akan mendapatkan hadiah umrah langsung dari Gubernur.

“Ini rezeki yang luar biasa. Kami mendoakan Pak Gubernur beserta keluarga selalu diberi kesehatan dan kekuatan untuk mewujudkan cita-cita besar NTB Makmur Mendunia,” ujarnya.

Agus menambahkan, program umrah ini menjadi bentuk penghargaan yang sangat bermakna bagi mereka yang selama ini bekerja dalam diam, seperti petugas kebersihan, sopir, pembuat kopi di kantor, wartawan, polisi hutan, hingga kader Posyandu. “Ini tradisi baik yang menumbuhkan rasa kebersamaan dan saling mendukung dalam membangun NTB,” katanya.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB Miq Iqbal mengaku menjadi orang yang paling bahagia melihat kebahagiaan para jamaah. Ia menegaskan bahwa umrah merupakan panggilan Allah SWT dan dirinya hanya menjadi perantara. “Allah yang memanggil, saya hanya wasilah. Bapak dan Ibu sebenarnya sudah tercatat sebagai tamu Allah,” ungkapnya.

Miq Iqbal juga mengungkapkan keinginannya untuk memberangkatkan jamaah umrah dalam jumlah lebih besar, bahkan hingga 100 orang. Namun, pada kesempatan ini baru 33 jamaah yang dapat diberangkatkan. Ia mengaku sempat berniat ikut berangkat bersama istri, namun memilih tetap berada di NTB karena daerah ini tengah menghadapi sejumlah bencana.

Dalam suasana haru, Gubernur menitipkan doa agar masyarakat NTB dapat keluar dari kemiskinan serta para pemimpin diberi kekuatan untuk menunaikan amanah. “Titip doakan NTB terlebih dahulu. Doakan agar masyarakat kita keluar dari kemiskinan dan para pemimpin diberi kekuatan untuk mengubah keadaan,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Miq Iqbal juga meminta para jamaah turut mendoakan seluruh pihak yang bekerja untuk NTB, termasuk para petugas lapangan dan puluhan ribu kader Posyandu yang memiliki kontribusi besar bagi daerah. Ia menutup dengan pesan agar jamaah menyampaikan salam dan kerinduan kepada Rasulullah SAW.

Prosesi pelepasan jamaah umrah melalui Muhsinin Travel ini menjadi bagian dari semangat HUT NTB ke-67, yang meneguhkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan harapan menuju NTB yang makmur dan mendunia. (SR)

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *