Bupati Ajak Warga Sambut HUT Sumbawa dengan Doa dan Kebersamaan

oleh -73 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (17 Januari 2026)  – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menyampaikan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa besar dalam sejarah umat Islam. Isra adalah perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, sedangkan Mi’raj adalah perjalanan dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha.

“Peristiwa ini merupakan perjalanan spiritual yang sangat berat dan personal bagi Rasulullah SAW. Namun justru di saat itulah Allah SWT memberikan hadiah terbesar bagi umat Islam, yakni salat,” ungkap Bupati saat peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Nurul Huda, Jumat (16/1/2026) malam. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Forkopimda, Sekda, para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Ketua PKK, Ketua Dharma Wanita, Ketua GOW, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah masjid.

Bupati menegaskan bahwa salat merupakan titik temu antara langit dan bumi, antara kesibukan dunia dan ketenangan jiwa. Karena itu, ia menekankan pentingnya salat subuh berjamaah sebagai pondasi kehidupan masyarakat Sumbawa.

“Ketika kita salat, sesungguhnya kita sedang menjaga hubungan dengan Allah SWT. Salat subuh berjamaah harus menjadi budaya dan kekuatan spiritual masyarakat Sumbawa,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa ke-67 yang jatuh pada 22 Januari mendatang.

“Mari kita jadikan tanggal 22 Januari sebagai hari kebersamaan. Bukan hanya sebatas seremonial, tetapi juga disertai niat yang baik dan doa untuk daerah yang kita cintai,” ajaknya.

Bupati pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia atas kerja keras dalam menyukseskan acara tersebut. Ia berharap Allah SWT senantiasa melindungi dan memberkahi Kabupaten Sumbawa.

Sebelumnya, dalam ceramahnya, Ustadz Syukri Rahmat, S.Ag., M.M., Inov., menyampaikan bahwa masjid merupakan pusat kebersamaan dan ibadah, serta tempat paling mulia di muka bumi. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat menjaga dan memakmurkan masjid melalui salat berjamaah dan berbagai kegiatan keagamaan.

“Shalat mampu mencegah seseorang dari perbuatan yang tidak manusiawi serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” jelasnya.

Ustadz Syukri juga mengajak masyarakat Sumbawa untuk terus menjaga kebersamaan, membiasakan salat berjamaah di masjid, serta mendukung program Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mengajak masyarakat memakmurkan masjid.

Acara ditutup dengan penyerahan donasi untuk korban bencana di Sumatera. Ketua DKM Masjid Agung Nurul Huda menyerahkan donasi sebesar Rp 11.755.000, ditambah bantuan dari Baznas Kabupaten Sumbawa sebesar Rp50 juta yang diterima langsung oleh Bupati Sumbawa. (SR)

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *