NTB Bagikan Pengalaman Program Pencegahan Ekstremisme di Forum Internasional UN Women

oleh -503 Dilihat

JAKARTA, samawarea.com (5 Desember 2025) Kepala Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dra. Nunung Triningsih, MM, menghadiri sekaligus menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan Weaving Peace Together (Merajut Damai Bersama), sebuah acara berbagi pengetahuan dan penutupan Proyek Strategic Note Direct Funding (SNDF) UN Women yang didukung oleh Pemerintah Belanda. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Erasmus Huis, Jakarta.

Dalam paparannya, Dra. Nunung Triningsih menyampaikan pengalaman sukses dan praktik baik Provinsi NTB dalam mendorong agenda Women, Peace, and Security (WPS) serta upaya Pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan (PCVE) yang responsif gender. Menurutnya, pelibatan perempuan dalam proses perdamaian bukan hanya penting, tetapi menjadi kunci keberhasilan membangun lingkungan sosial yang aman dan inklusif.

“NTB terus memperkuat peran perempuan dan komunitas lokal dalam menanggulangi potensi ekstremisme. Kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan kelompok perempuan menjadi strategi utama kami,” ujarnya dalam sesi diskusi.

Kehadiran Kadinsos NTB dalam forum ini menjadi salah satu sesi penting untuk membagikan pembelajaran dari daerah kepada para pemangku kepentingan nasional maupun internasional. Program-program yang dipaparkan tidak hanya menekankan aspek pencegahan, tetapi juga penguatan kapasitas, advokasi kebijakan, dan pendekatan sosial berbasis komunitas.

Acara Weaving Peace Together mempertemukan berbagai narasumber, peneliti, aktivis, dan perwakilan lembaga internasional untuk mengulas pengalaman implementasi program WPS di Indonesia. Forum ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring dan meningkatkan kolaborasi lintas sektor guna menciptakan ruang damai yang inklusif di berbagai wilayah.

Melalui partisipasi ini, Pemerintah Provinsi NTB menegaskan komitmennya sebagai salah satu daerah yang aktif mendukung agenda perdamaian global, terutama dalam isu pelibatan perempuan sebagai agen perubahan sosial dan penjaga harmoni di masyarakat. (SR)

kampungbet

kampungbet

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *