SUMBAWA BESAR, samawarea.com (8 Desember 2025) — Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 di Universitas Samawa (UNSA) berlangsung penuh kepedulian dan edukasi. HMPS D3 Keperawatan Fakultas Kesehatan UNSA menggelar kampanye kesehatan bertajuk “Pita Merah Simbolmu, Pengetahuan Perisaimu!”, Senin, 1 Desember 2025, di lingkungan kampus dan area sekitar.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian Dies Natalis ke-27 Universitas Samawa. Fokus kegiatan mengarah pada peningkatan pengetahuan publik mengenai HIV/AIDS, penguatan kepedulian sosial, serta dorongan untuk menghapus stigma terhadap Orang dengan HIV AIDS (ODHA).
Ketua HMPS D3 Keperawatan, Serli Sergiana, mengatakan bahwa peringatan Hari AIDS Sedunia merupakan bentuk komitmen Fakultas Kesehatan dalam mendukung upaya global mengakhiri epidemi AIDS. Edukasi, pencegahan, dan pengurangan stigma menurutnya harus dimulai dari lingkungan terdekat dan melibatkan generasi muda.
“Momentum Dies Natalis UNSA ke-27 kami manfaatkan untuk turun langsung ke masyarakat, membawa pesan kepedulian dan solidaritas terhadap ODHA. Ini adalah gerakan sederhana, tetapi memiliki dampak besar dalam membangun kesadaran,” ujarnya.
Dalam kampanye tersebut, mahasiswa membagikan pita merah sebagai simbol dukungan terhadap ODHA. Mereka juga menyebar pamflet edukasi berisi informasi tentang cara penularan HIV, langkah pencegahan, pentingnya tes dini, serta ajakan untuk tidak mendiskriminasi penyintas.
Kegiatan menyasar sekitar 200 orang yang terdiri dari civitas akademika dan masyarakat sekitar kampus. Mahasiswa Keperawatan berperan aktif memberikan penjelasan langsung, membuka dialog, serta menjawab pertanyaan seputar HIV/AIDS.
Menurut panitia, kegiatan ini tidak hanya memperingati Hari AIDS Sedunia, tetapi juga menjadi media pembelajaran mahasiswa dalam komunikasi kesehatan, empati sosial, dan tanggung jawab profesi keperawatan.
Ke depan, HMPS D3 Keperawatan berkomitmen memperluas jangkauan kampanye hingga 500 peserta dan menggandeng lebih banyak mitra serta donatur. Fakultas Kesehatan UNSA juga berencana memperkuat program pengabdian masyarakat terkait HIV/AIDS agar edukasi berlangsung berkelanjutan.
Melalui gerakan “pita merah”, UNSA berharap stigma terhadap ODHA semakin berkurang dan kesadaran publik mengenai HIV/AIDS terus meningkat, sejalan dengan kampanye nasional maupun global dalam menanggulangi epidemi ini. (SR)






