Kemiri Ropang Melenggang ke Pasar Global Lewat PT Mujnah

oleh -650 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (10 Desember 2025) — Lebih dari 10 ton kemiri asal Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa, resmi dilepas pagi ini menuju Pancor Dau, Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (10/12) pagi ini. Komoditas unggulan tersebut dikirim ke PT Mujnah Kemiri Lombok, perusahaan eksportir yang akan menyalurkan kemiri Ropang ke Arab Saudi dan Jepang.

Pengiriman perdana ini merupakan bagian dari kerja sama jangka panjang antara petani dan pengusaha kemiri Sumbawa yang tergabung dalam PT Sumbawa Datu Semaning (SDS) dengan PT Mujnah. Langkah ini sekaligus mempertegas target besar menjadikan Ropang sebagai sentra kemiri terbesar di Kabupaten Sumbawa.

“Alhamdulillah perdana kemiri dari Ropang kita uji coba lepas hari ini. InsyaAllah ke depan berjalan sesuai harapan dan cita-cita kita bersama dalam program kemiri ini. Kemiri sudah masuk ke centra kemiri PT Mujnah Kemiri Lombok,” ungkap Diran yang biasa disapa Haji Ego, salah satu petani kemiri Ropang.

Ditambahkan Arsad, euforia pengembangan kemiri di Ropang semakin terasa. Sejak Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) dan PT Sumbawa Jutaraya (SJR) menginisiasi budidaya kemiri, masyarakat mulai menjadikan komoditas ini sebagai tanaman masa depan.

Belum lama ini, ungkap Arsad yang populer dipanggil Menteri Ce, dilakukan penanaman 6.700 pohon kemiri di Desa Lawin, yang dirangkaikan dengan Pariri Miri Fest 2025, sebuah festival kemiri pertama di Ropang. Program ini mendapat dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui inisiatif Sumbawa Hijau.

Pemerintah daerah kini telah mengajukan pengembangan 240 hektare lahan kemiri ke pemerintah pusat. Lahan tersebut tersebar di tujuh kecamatan dengan total anggaran Rp 3,6 miliar. Untuk Kecamatan Ropang sendiri, Pemda mengusulkan pengembangan 75 hektare yang direncanakan mulai dikerjakan tahun depan.

Dengan dukungan petani, pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta, Kecamatan Ropang kini berada di jalur yang tepat untuk menjadi pusat produksi kemiri unggulan di Sumbawa dan siap memasok kebutuhan pasar global.

Anggota DPRD Sumbawa asal Ropang, Juliansyah SE yang dihubungi terpisah, menilai langkah petani Ropang memasuki pasar ekspor adalah sejarah penting dalam perkembangan komoditas pertanian daerah.

“Ini tonggak besar bagi Ropang. Saya bangga melihat petani kita mampu mengangkat komoditas kemiri hingga menembus pasar internasional. Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus terus bergandengan tangan agar Ropang benar-benar menjadi sentra kemiri terbesar di Sumbawa,” ujar politisi Demokrat ini.

Ia menambahkan bahwa ia siap mengawal dukungan program yang memperkuat hilirisasi serta keberlanjutan budidaya kemiri di Ropang. (SR)

(SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *