Founder Komunitas Nol Sampah Soroti Pentingnya Bibit Tepat dan Beragam untuk Hijaukan Sumbawa

oleh -251 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22 Desember 2025) — Komunitas Nol Sampah menyatakan dukungannya terhadap program Bupati Sumbawa dalam upaya menghijaukan hutan Sumbawa melalui Program Hijau Lestari. Dukungan tersebut disampaikan Hermawan Some, Founder Komunitas Nol Sampah sekaligus Ketua Konsorsium Rumah Mangrove Surabaya.

Pria yang disapa Wawan ini menegaskan bahwa gerakan penghijauan merupakan langkah strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan ekosistem. Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menentukan jenis bibit yang akan ditanam agar tujuan penghijauan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang.

Menurutnya, pemilihan bibit tidak semata-mata mempertimbangkan nilai ekonomi tinggi, tetapi lebih efektif jika tanaman yang dipilih memiliki manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari buah, daun, maupun bunganya.

“Jenis tanaman yang bisa dimanfaatkan akan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam merawat dan menjaganya,” ujarnya.

Selain itu, Wawan menekankan pentingnya menggunakan jenis tanaman lokal. Tanaman lokal dinilai telah beradaptasi secara alami dengan kondisi fisik dan biologis setempat, sehingga peluang tumbuh dan bertahannya lebih besar.

Ia juga mengingatkan bahwa mendatangkan jenis tanaman baru harus melalui kajian mendalam karena berpotensi menimbulkan dampak ekologis yang tidak diinginkan.

Ia mencontohkan kasus penanaman akasia di Taman Nasional Baluran, Banyuwangi, yang awalnya bertujuan mencegah kebakaran hutan akibat savana, namun justru menimbulkan persoalan ekosistem.

“Ini menjadi pelajaran penting bahwa niat baik harus diiringi dengan kajian ilmiah yang matang,” kata Wawan.

Hal penting lainnya yang disoroti adalah keragaman jenis tanaman. Wawan menilai penanaman secara monokultur sebaiknya dihindari. Semakin beragam jenis tanaman yang tumbuh di satu kawasan, maka semakin kuat keseimbangan ekosistem yang terbentuk.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa gerakan menghijaukan Sumbawa harus menjadi gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat. Peran generasi muda dinilai sangat penting sebagai agen perubahan dan penjaga lingkungan di masa depan.

“Penghijauan bukan hanya program pemerintah, tapi gerakan kolektif. Jika semua terlibat, Sumbawa yang hijau, lestari, dan berkelanjutan bukan sekadar harapan,” pungkasnya. (SR)

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *