Pelaporan dan Kepatuhan PT SJR Dipuji, Varian dan Zulkifli: Ini Contoh Baik Bagi Perusahaan lain  

oleh -352 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (27 November 2025) — Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Sumbawa, Varian Bintoro, S.Sos., M.Si, memuji dan mengapresiasi PT Sumbawa Jutaraya (SJR) yang dinilai sangat baik dalam menjalankan kewajiban pelaporan ketenagakerjaan. Hal itu mencakup kewajiban Wajib Lapor Ketenagakerjaan, proses rekrutmen tenaga kerja, hingga pelaporan hasil penerimaan pekerja.

Menurut Varian, perusahaan tersebut telah menunjukan sikap kooperatif dengan selalu berkoordinasi terlebih dahulu dengan dinas sebelum membuka lowongan kerja. Bahkan setiap perubahan dalam proses rekrutmen turut dikonsultasikan, dan pada tahap seleksi pun pihak Nakertrans dilibatkan untuk melakukan pemantauan.

“Pelaporan perusahaan sangat baik, mulai dari pembukaan lowongan, konsultasi perubahan, hingga pelaporan hasil seleksi. Tahun ini tercatat 1.053 pelamar, kemudian lebih dari 800 lulus administrasi, yang kemudian mengikuti psikotes, dan 185 lolos ke tahap wawancara, hingga akhirnya 32 yang diterima. Semua data tersebut dilaporkan secara lengkap kepada kami,” ujar Varian saat ditemui pada kegiatan Pelatihan dan Pembinaan Mental karyawan baru PT SJR di Kompi Senapan B, Kamis (27/11/25).

Ia berharap perusahaan lain termasuk yang bergerak di sektor pertambangan dapat menjadi SJR sebagai contoh baik sehingga dapat terus menginformasikan kebutuhan tenaga kerja secara resmi kepada Disnakertrans. Dengan demikian, pemerintah bisa mempersiapkan calon tenaga kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK) sesuai kebutuhan pasar.

“Kami berharap perusahaan-perusahaan, termasuk PT Amman Mineral dan perusahaan tambang lainnya, segera menyampaikan kebutuhan tenaga kerja agar dapat kami siapkan melalui pelatihan BLK. Ini penting untuk memastikan angkatan kerja memiliki kompetensi dasar maupun lanjutan yang dibutuhkan industri,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Pulau Sumbawa, Zulkifli Kurniawan, ST., MT, menegaskan bahwa pihaknya secara intens melakukan pengawasan terutama terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Zulkifli menjelaskan, berdasarkan Permenaker No. 3 Tahun 1982 tentang Pelayanan Kesehatan Kerja, perusahaan seperti PT Sumbawa Jutaraya (SJR) dinilai sangat proaktif dalam melakukan pemeriksaan kesehatan tenaga kerja.

“Perusahaan telah melakukan pemeriksaan kesehatan awal bagi pekerja baru, serta pemeriksaan berkala setelah satu tahun bekerja. Hal ini penting agar potensi penyakit akibat kerja dapat terdeteksi sedini mungkin, mengingat kondisi kerja di lokasi yang cukup ekstrem dan berada di ketinggian,” ungkapnya.

Selain itu, pihak perusahaan juga dinilai taat dalam melakukan Wajib Lapor Ketenagakerjaan sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1981, baik untuk tenaga kerja lokal maupun tenaga kerja asing.

“Dari sisi pengawasan, perusahaan menunjukkan kedisiplinan yang baik terhadap ketentuan ketenagakerjaan, keselamatan, dan kesehatan kerja. Ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain yang beroperasi di Kabupaten Sumbawa,” tutup Zulkifli. (SR)

kampungbet

kampungbet

nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *