Wakil Ketua DPRD KSB Apresiasi Pelayanan Pemda KSB Melalui Biaya Pendamping Pasien

oleh -148 Dilihat

Sumbawa Barat. Samawarea.Com ( 11/10/2025) Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Badaruddin Duri, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Pemerintah Daerah dalam menghadirkan program biaya pendamping pasien melalui KSB Maju Kesehatan.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya menjadi bukti komitmen Pemda dalam meningkatkan pelayanan publik di bidang kesehatan, tetapi juga sangat meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga pasien yang menjalani perawatan di luar daerah.

“Kami di DPRD melihat program KSB Maju Kesehatan, terutama bantuan biaya pendamping pasien, sebagai langkah yang luar biasa. Ini benar-benar membantu masyarakat dan sangat meringankan beban mereka ketika harus mendampingi anggota keluarga yang dirawat di luar Sumbawa Barat,” ujar Badaruddin Duri, Senin, 20 Oktober 2025.

Badaruddin menilai, kebijakan yang digagas oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan dan RSUD Asy-Syifa’ tersebut merupakan bentuk nyata pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di tengah meningkatnya biaya transportasi dan kebutuhan hidup, adanya bantuan biaya pendamping sebesar Rp1,5 juta per pasien menjadi solusi yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.

“Kalau kita lihat, ketika ada pasien dirujuk ke rumah sakit di Sumbawa atau Mataram, keluarga pasien tentu membutuhkan biaya tambahan. Bantuan Rp1,5 juta itu sangat berarti dan memberi ketenangan bagi masyarakat. Ini program yang patut dipertahankan,” tambahnya.

Menurutnya, program ini juga menunjukkan bahwa Pemda KSB semakin matang dalam merancang kebijakan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada aspek sosial dan kemanusiaan yang langsung bersentuhan dengan kehidupan warga.

Meski demikian, Badaruddin mengingatkan pentingnya penguatan sosialisasi dan pengawasan agar program ini berjalan sesuai tujuan dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu. Ia juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang menawarkan percepatan pencairan bantuan dengan imbalan.

“Kami di DPRD juga mendorong agar program ini lebih disosialisasikan secara masif sampai ke tingkat desa. Masyarakat harus tahu prosedur resminya, sehingga tidak ada celah bagi calo atau oknum yang memanfaatkan ketidaktahuan warga,” tegasnya.

Badaruddin menegaskan bahwa DPRD akan terus mendukung penuh langkah-langkah Pemerintah Daerah dalam memperkuat sektor kesehatan di Sumbawa Barat. Program KSB Maju Kesehatan dinilai sebagai bentuk pelayanan publik yang berkeadilan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat kecil.

“Kami siap mendukung agar program-program seperti ini terus dikembangkan. Ini bentuk nyata dari kehadiran negara melalui pemerintah daerah dalam melindungi dan menolong warganya,” pungkasnya.

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *