Sumbawa Barat, Samawarea.com ( 5/8/2024)
Sebagai anak yang terlahir dari keluarga petani, Ketua Komisi II DPRD Sumbawa Barat yang juga Bakal Calon Wakil Bupati KSB, Dr. Aheruddin Sidik, SE., ME, berpasangan Dengan Fud Syaifuddin. ST,.M.M.Inov memiliki tekad kuat untuk memajukan sektor pertanian di Kabupaten Sumbawa Barat. Melalui berbagai program strategis yang akan digulirkan ketika terpilih di PILKADA KSB, Dr. Aher berencana untuk mengimplementasikan sejumlah inisiatif penting seperti Program Subsidi Bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR), penghapusan tabungan sebagai syarat dalam mendapatkan bantuan peralatan pertanian, pengamanan harga produk pertanian, dan memfasilitasi akses permodalan untuk meningkatkan kegiatan ekonomi pedesaan yang lebih produktif dan bernilai tambah.
“Program-program yang pro petani dan pelaku UMKM harus dihadirkan ke depan. Mereka harus difasilitasi melalui bantuan peralatan dan akses permodalan untuk meningkatkan kegiatan ekonomi pedesaan yang lebih produktif dan bernilai tambah. Dengan demikian, desa-desa di Sumbawa Barat ini akan mampu menjadi Desa Maju dan Desa Mandiri,” ungkap politisi muda dari Partai Gerindra ini.
Ketua Komisi II tersebut juga menyoroti bahwa Sumbawa Barat memiliki banyak potensi, terutama di sektor pertanian. Saat ini, Sumbawa Barat merupakan salah satu kabupaten yang mengalami surplus gabah di Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurut Dr. Aher, pengembangan sektor pertanian dan industri pangan harus menjadi fokus utama KSB ke depan. “Kalau hanya fokus di sektor tambang, ada batasnya. Tapi pertanian dan sektor-sektor lain tentu bersifat jangka panjang,” tegas Doktor Muda KSB ini.
Dr. Aher menegaskan bahwa sektor pertanian di Sumbawa Barat tidak hanya perlu ditingkatkan dari segi produksi, tetapi juga harus ada upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk-produk pertanian tersebut. Misalnya, melalui pengolahan hasil panen menjadi produk jadi yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Selain itu, penguatan infrastruktur pertanian seperti irigasi dan jalan tani juga menjadi prioritasnya.
Untuk merealisasikan visi ini, Dr. Aher merencanakan beberapa program unggulan. Salah satunya adalah memberikan subsidi bunga KUR untuk para petani, sehingga mereka bisa mengakses modal dengan lebih mudah dan murah. Selain itu, ia berencana untuk menghapus syarat tabungan dalam mendapatkan bantuan peralatan pertanian, sehingga lebih banyak petani yang dapat terbantu.
Selain itu, Dr. Aher juga berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga produk pertanian. Menurutnya, harga yang stabil dan menguntungkan akan memberikan kepastian kepada petani dan mendorong mereka untuk terus berproduksi. “Pengamanan harga produk pertanian penting agar petani tidak rugi dan tetap semangat untuk bertani,” jelasnya.
Ia juga melihat pentingnya dukungan terhadap UMKM di sektor pertanian. Dengan memberikan akses permodalan dan pelatihan kepada UMKM, diharapkan mereka dapat mengembangkan usaha mereka dan berkontribusi pada perekonomian daerah. “UMKM di sektor pertanian harus kita dukung sepenuhnya, karena mereka adalah tulang punggung ekonomi pedesaan,” tambahnya.
Dr. Aher optimis bahwa dengan dukungan masyarakat dan implementasi program-program strategis tersebut, sektor pertanian di Sumbawa Barat akan semakin maju dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. “Saya yakin dengan kerja keras dan kerjasama semua pihak, kita bisa mewujudkan Sumbawa Barat yang lebih maju dan mandiri,” tutupnya.
Visi dan program-program yang diusung oleh Dr. Aher ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Banyak yang berharap agar program-program tersebut bisa segera direalisasikan dan membawa perubahan nyata bagi sektor pertanian di Sumbawa Barat. Dr. Aher sendiri berjanji akan bekerja keras untuk mewujudkan visi tersebut dan membawa Sumbawa Barat ke arah yang lebih baik.






