SUMBAWA BARAT, samawarea.com (29 Agustus 2023) – Sebanyak 121 Burung Cendet dan Burung Kepodang hasil sitaan Karantina Pertanian Sumbawa, diserahkan ke Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Nusa Tenggara Barat.
Burung-burung yang sedianya akan diselundupkan ke Lombok dengan modus dititipkan pada jasa travel tersebut, terjaring saat Operasi Patuh Karantina di Pelabuhan Ferry Pototano.
Drh. Erin Pebriyansah, Koordinator Kantor Karantina Poto Tano yang juga Dokter Hewan Karantina Pertanian Sumbawa menjelaskan berdasarkan pemeriksaan fisik burung tersebut masih sehat dan lincah. “Kemungkinan hasil tangkapan belum lama, sehingga kami serahkan ke BKSDA untuk segera dilakukan pelepasliaran di Taman Wisata Alam (TWA) Danau Lebo,” ungkap Erin.
Sementara Kepala Karantina Pertanian Sumbawa, Ida Bagus Putu Raka Ariana menyayangkan tindakan penyelundupan burung-burung tersebut.
“Populasi burung termasuk Burung Cendet dan Kepodang di Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dikhawatirkan terancam punah apabila terjadi perburuan di alam secara terus-menerus,” kata Raka–sapaannya.
Raka mengaku sudah berupaya melakukan pengawasan terhadap media pembawa satwa liar baik yang dilindungi ataupun tidak dilindungi, di pelabuhan laut, terminal maupun bandar udara (bandara). Namun, tidak menutup kemungkinan ada yang lolos.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan pengawasan serta koordinasi dengan pihak terkait untuk meminimalisir upaya penyelundupan satwa,” tandasnya, seraya mengajak untuk bersama melestarikan dan mencegah penangkapan liar yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. (SR)






