SUMBAWA BESAR, samawarea.com (17 Mei 2023) – Setiap tahunnya, rata-rata pengunjung Perpustakaan Daerah di Kantor Arpusda Sumbawa mencapai 30 ribu orang. Selain untuk menambah wawasan, juga menjadi bahan ajar maupun referensi dan tugas sekolah atau kuliah untuk kalangan pelajar dan mahasiswa.
Namun dari data yang diperoleh samawarea.com, pengunjung Perpustakaan Daerah Sumbawa paling banyak pelajar dan mahasiswa. Sedangkan dari kalangan ASN, TNI dan Polri, tercatat paling rendah. Hal ini diakui Kepala Dinas Arpusda Kabupaten Sumbawa, H. Sahril S.Pd., M.Pd saat ditemui Selasa (16/5).
Haji Sahril mengatakan bahwa rendahnya kunjungan ASN ke Arpusda tidak berarti minat bacanya rendah. Bisa jadi mereka mendapatkan referensi dari selain Arpusda. Namun demikian, Haji Sahril menyoroti minimnya perpustakaan khusus atau pojok baca tersedia di dinas instansi termasuk BUMN/BUMD.
Sejauh ini, Ia hanya melihat perpustakaan khusus hanya ada di Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Sumbawa. Berdasarkan regulasi yakni UU No. 47 tahun 2009 tentang Perpustakaan, ungkapnya, bahwa perpustakaan khusus harus ada di dinas instansi, BUMN BUMD. Untuk mengimplementasikan regulasi ini, menurut Haji Sahril, hanya cukup dengan instruksi Bupati.
Selaku leading sektor terkait, pihaknya setiap tahun melakukan pembinaan. Selama ini fokusnya perpustakaan desa, masyarakat dan sekolah. Ia berharap ke depan, Pojok Baca atau perpustakaan khusus tersedia di semua dinas/instansi, sehingga memantik keinginan masyarakat terutama ASN untu gemar membaca. (SR)






