Selalu Digendong Saat ke Sekolah, Dua Murid Disabilitas Dapat Bantuan Kursi Roda

oleh -438 Dilihat
Zikri Akmal Ali Pranoto—murid kelas 2 SDN Labuhan Burung Kecamatan Buer sangat bahagia ketika mendapat kursi roda dari Wakil Bupati Sumbawa, Hj Dewi Nioviany S.Pd., M.Pd. Selain Zikri, bantuan yang sama juga diberikan kepada Alena murid kelas 6 SD Pulau Kaung.

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (19 April 2023)–Semangat menuntut ilmu dua anak Sekolah Dasar (SD) ini sangat luar biasa. Meski mengalami kelumpuhan, namun keduanya tetap semangat mengikuti proses belajar.

Setiap harinya keduanya harus digendong orang tuanya sampai ke sekolah. Murid yang luar biasa ini adalah Zikri Akmal Ali Pranoto—murid kelas 2 SDN Labuhan Burung Kecamatan Buer, dan Alena—murid kelas 6 SDN Pulau Kaung.

Sepulang sekolah, kedua penyandang disabilitas ini hanya bisa berbaring di tempat tidur. Kondisi keduanya sempat disampaikan melalui media sosial (facebook) oleh akun “NurAini Heny” yang ketika itu mengomentari postingan Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany S.Pd., M.Pd yang menamping bantuan kursi roda untuk para lansia dan disabilitas.

Komentar NurAini Heny langsung ditanggapi Wakil Bupati yang langsung meminta untuk dikirimkan data lengkap. Hanya dalam waktu hitungan hari, kursi roda untuk dua murid tersebut diantar langsung oleh Wakil Bupati di kediamannya masing-masing. Kedatangan orang nomor dua di daerah ini disambut gembira kedua murid tersebut yang didampingi orang tuanya. Selain memberikan bantuan kursi roda, Hj Novi—sapaan Wabup yang didampingi Kabid Rehsos Disos Sumbawa, Virga Utami SE dan Kades Labuhan Burung ini juga menyerahkan bantuan sembako.

“Kepada anak-anakku, tetaplah semangat dan jangan pernah putus asa. Gapailah mimpimu setinggi langit. Kami sebagai orang tua tidak akan pernah merasa terbebani dengan keadaan seperti ini, karena kami percaya bahwa kalianlah yang membawa berkah untuk kami,” ucap Wabup memberikan motivasi kepada Zikri dan Alena.

Hj Novi mengaku mengetahui kondisi keduanya berawal dari komentar NurAini Heny di postingannya sebelumnya. Ia mengaku prihatin, karena ada dua orang murid di SDN Labuhan Burung dan SDN Pulau Kaung yang selalu digendong setiap berangkat sekolah karena memiliki keterbatasan fisik (disabilitas). Mereka digendong dan dipapah karena tidak memiliki kursi roda. Setelah mengikuti rapat di Lantai 3 Kantor Bupati, Wabup menuju Kecamatan Buer untuk melihat kondisi mereka.

“Ternyata kondisinya memang sangat memprihatinkan dan membutuhkan bantuan. Tidak menunggu lama, saya langsung menyerahkan dua buah kursi roda untuk menunjang hidup anak-anak kita itu. Alhamdulillah bantuan diterima dengan penuh suka cita. Selain itu, beberapa paket sembako dan sedikit uang tunai juga saya serahkan untuk sedikit membantu kehidupan mereka,” ujarnya.

Wabup menghimbau kepada seluruh masyarakat agar melaporkan kepada kepala desa/lurah setempat apabila ada salah satu tetangga atau keluarganya yang berketerbatasan fisik dan membutuhkan bantuan.

“Nanti pihak desa atau kelurahan akan mengambil datanya kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial, sehingga bisa dibantu seperti kedua anak kita di Kecamatan Buer,” pungkasnya. (SR)

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *