SUMBAWA BESAR, samawarea.com (15 Februari 2023)–Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menerima kunjungan PT ASDP Indonesia Ferry, Senin (13/2/2023). Kunjungan yang langsung disambut Rektor UTS Chairul Hudaya, Ph.D ini, dalam rangka monitoring dan evaluasi (Monev) perkembangan mahasiswa penerima Beasiswa Prestasi ASDP di UTS.
Tim yang dikomandani Mario Sardadi selaku Manager TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan melaksanakan Monev selama 3 hari, 13—15 Februari, hari ini.
“Beasiswa Prestasi ASDP adalah beasiswa tertinggi di UTS, untuk itu kami berharap agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh mahasiswa. Tetap semangat dalam belajar, dan mengembangkan diri,” pesan Rektor kepada mahasiswa penerima beasiswa.
Rektor menyampaikan terima kasih atas dukungan PT ASDP kepada UTS. “Terima kasih kepada PT ASDP yang telah bermitra dengan UTS. Melalui monev ini, kita dapat melihat perkembangan anak-anak kita, apa-apa yang perlu ditingkatkan, diperbaiki dan sebagainya. Tentu kami berharap kemitraan dengan ASDP dapat terus berlanjut di masa mendatang, sehingga dapat mendukung lebih banyak anak-anak bangsa dalam meraih cita-cita,” pintanya.
Sementara Mario Sardadi selaku Manager TJSL PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengatakan bahwa Beasiswa Prestasi ASDP ini adalah pilot project dari PT ASDP, sehingga akan dijadikan referensi bagi skema beasiswa ASDP selanjutnya. Karenanya sangat penting dilakukan monev.
Mario menjelaskan bahwa Monev ini dilakukan untuk melihat sejauh mana beasiswa tersebut memberikan impact, tidak hanya bagi mahasiswa tapi juga untuk lingkungan dimana mahasiswa itu berasal.
Para penerima beasiswa ini adalah anak-anak yang berasal dari pelabuhan mitra ASDP yaitu Pelabuhan Merak, Tano, dan Kayangan. Ada yang merupakan anak pedagang asongan di sekitar pelabuhan, anak petugas penarik jangkar kapal yang tinggal di sekitar pelabuhan, juga pemulung koin di pelabuhan.
“Kami berharap beasiswa ini dapat mendukung masa depan yang lebih baik bagi mereka. Selain itu, bisa memberikan dampak untuk lingkungan asal mereka,” pungkas Mario Sardadi dalam pertemuan di Ruang Kerja Rektor. (SR)






