Semua PDP di Sumbawa Sembuh !

oleh -6 views
Rumah Sakit HL Manambai Abdulkadir, tempat merawat pasien dalam pengawasan Covid 19

BERITA KHUSUS GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (9/4/2020)

DPRD

Khabar gembira baru saja disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa. Melalui juru bicaranya, Drs. H. Didi Darsani A.Pt, Kamis (9/4) malam ini, menyatakan semua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Sumbawa yang dirawat di Rumah Sakit HL Manambai Abdulkadir (RSMA) sudah dinyatakan sembuh. Artinya PDP di Sumbawa sudah tidak ada. “Kami sangat berharap semoga saja tidak ada lagi PDP baru,” ucapnya.

Saat ini yang masih dirawat adalah Ny. M—pasien positif Covid-19 atau disebut dengan pasien 01 Sumbawa. Menurut Haji Didi—sapaan Jubir yang juga Kadis Kesehatan Sumbawa ini, bahwa kondisi pasien itu sudah membaik. Pihak medis setempat terus menjaga kondisi tubuh pasien tersebut agar mampu melawan virus mematikan ini, sembari menunggu hasil sampel covid. Ketika hasilnya dua kali negatif, maka pasien asal Lunyuk ini dinyatakan sembuh dan dipulangkan.

BACA JUGA: teridentifikasi-ribuan-warga-sumbawa-dari-luar-daerah-pulang-kampung

Di bagian lain, Haji Didi menyebutkan bahwa ada tambahan dua Orang Dalam Pemantauan (ODP). Dari sebelumnya 230 kini menjadi 232 orang. Namun yang sudah selesai pemantauan 102 orang dan tersisa 130 orang.

Disinggung mengenai orang-orang yang kontak dengan pasien 01 Sumbawa (positif Covid), Haji Didi mengaku dari sebelumnya ODP kini statusnya OTG (Orang Tanpa Gejala). Mereka ini adalah murid-murid pasien 01 Sumbawa, petugas medis yang menangani pasien dimaksud, serta orang-orang yang kontak dengan pasien PDP asal Kecamatan Alas—kerabat dari Pasien 01 NTB asal Lotim. Jumlahnya mencapai 98 orang.

Baca Juga  Kepala BNPB Puji Penanganan Pasca Bencana Gempa Bumi NTB

Mengenai hasil rapid test yang dilakukan Tim Dikes Kabupaten dan Provinsi belum lama ini, Haji Didi mengaku belum bisa dipublikasikan. Sebab pihaknya masih akan melakukan rapid test kedua yang dilakukan menjelang atau setelah 14 hari dari rapid test pertama. (JEN/SR)

DPRD DPRD