Jadi PNS, 194 Tenaga Kesehatan dan Penyuluh Disumpah

oleh -275 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (01/08/2018)

Sebanyak 194 tenaga kesehatan dan penyuluh yang diangkat menjadi PNS di Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2018, menjalani sumpah/janji, Rabu (1/8). Mereka terdiri dari kualifikasi kelompok jabatan yaitu Tenaga Kesehatan 157 orang adalah 4 dokter umum, 3 dokter gigi dan 150 Bidan. Sedangkan untuk Penyuluh Pertanian sejumlah 22 orang, dan PNS lainnya yang belum disumpah 15 orang.

“Tenaga Kesehatan dan Penyuluh Pertanian yang mengangkat sumpah/janji tersebut sebelumnya telah mengikuti Diklat Prajabatan yang dilaksanakan sejak tanggal 5 Februari sampai dengan 10 Maret 2018 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Propinsi NTB di Mataram dan terbagi menjadi 5 angkatan dengan jumlah peserta 179 orang terdiri dari 18 orang laki-laki dan 161 orang perempuan,” lapor Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Sumbawa A. Rahim, S.Sos, seraya menyebutkan dengan sumpah/janji itu diharapkan terwujudnya aparatur yang bermoral, berdedikasi tinggi, bersih dan bebas KKN.

Sementara Bupati Sumbawa HM Husni Djibril B.Sc mengucapkan selamat kepada 194 orang PNS baik tenaga kesehatan maupun penyuluh pertanian dan tenaga teknis lainnya yang telah mengucapkan sumpah/janji untuk dapat menjalankan kewajiban sebagai seorang PNS. Itu merupakan sebuah amanah dan kepercayaan yang diberikan tidak hanya dari pemerintah, namun juga dari masyarakat, yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. “Karena itu, saya mengingatkan kepada sahabat sekalian yang telah diambil sumpah/janji-nya pada hari ini, untuk menjalankan amanah dan kepercayaan tersebut dengan sebaik-sebaiknya. Sebab di luar sana, banyak sekali masyarakat yang bercita-cita berada di posisi saudara saat ini, namun tidak semua orang memperoleh kesempatan tersebut. Maka wujudkanlah rasa syukur atas amanah yang diembankan ini dalam bentuk semangat dan kinerja yang baik,” ungkap Bupati.

Lebih jauh dijelaskan Bupati, sejalan dengan tuntutan publik akan kinerja aparatur pemerintah yang lebih profesional, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi setiap aparatur PNS untuk meningkatkan kualitas dan kapasitasnya, sebagai upaya pemerintah dalam menggeser paradigma masyarakat terhadap birokrasi dan layanan publik pemerintah yang selama ini dinilai kurang profesional. Terkait hal tersebut, Bupati berpesan untuk ikut membangun dan menjaga citra positif PNS dengan bekerja sebaik-baiknya dan mampu menunjukkan figur PNS yang berkualitas dan professional. Karena sejak lahirnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, telah membawa perubahan dalam kehidupan karier PNS. Selama ini, karier PNS dianggap sebagai “zona nyaman” (comfort zone), namun dengan lahirnya undang-undang tersebut, karier PNS menjadi “zona kompetitif” (competitive zone), sehingga akan dicapai kinerja lembaga yang kualitasnya terus meningkat karena adanya kompetisi pegawai yang sehat dalam menunjukkan kinerjanya yang terbaik.

Disampaikan pula bahwa ada beberapa tuntutan masyarakat yang harus mampu dipenuhi oleh setiap aparatur pemerintah. Yaitu bekerja dengan jujur, transparan, demokratis, penuh perhatian kepada masyarakat, dan bebas dari KKN. Selain itu harus mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat tanpa pilih kasih. Bupati berharap momentum pengambilan sumpah/janji ini menjadi langkah awal untuk memberikan kontribusi yang terbaik bagi Kabupaten Sumbawa, sehingga mampu berperan aktif dalam rangka mewujudkan Sumbawa Hebat dan Bermartabat. (JEN/SR)

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *