MATARAM, SR (24/10/2016)
Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB H. Yusron Hadi menyampaikan Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi bertemu dengan CEO Maarij Capital, Akmal Saleem belum lama ini. Dalam pertemuan singkat tersebut, Akmal Saleem mengungkapkan ketertarikannya untuk melakukan beberapa bisnis di Lombok. “Saya tertarik ingin melakukan bisnis di Lombok, karena saat ini Lombok sedang mengembangkan wisata halal. Konsep wisata halal sesuai dengan visi perusahaan yang selalu mengedepankan nilai atau aspek lokal,” ungkap Akmal.
Maarij Capital adalah perusahaan asal Inggris (Black Country/Negeri Raja julukan Inggris, Red) yang bergerak di bidang konsultasi investasi. Rencana investasi oleh Maarij Capital adalah yang pertamakali dilakukan di Lombok. Akmal mengatakan mengenal daerah Lombok ketika menjadi pembicara pada acara The 12’th World Islamic Economic Forum (WIEF) di Jakarta Convention Centre (JCC) pada Agustus lalu. “Walaupun saya baru mengenal daerah Lombok, tetapi saya tidak ragu untuk menanamkan modal di daerah ini, karena Lombok potensi yang luar biasa untuk terus dikembangkan,” tambah Akmal.
Rencananya, Maarij Capital akan berinvestasi di beberapa wilayah di Pulau Lombok, antara lain di Lombok Utara, Gili Sunud, dan pemerintah daerah mengarahkan di area Mandalika Resort. Investasi yang dilakukan oleh Maarij Capital adalah pola kemitraan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Mereka melihat banyak anak-anak usia muda yang cukup potensial di daerah NTB. Sehingga dalam konsep pengembangan usaha mereka juga akan mendorong anak-anak muda lokal untuk diberdayakan. Hal ini sejalan dengan program pengembangan wirausaha baru di NTB.
Maarij Capital tidak hanya ingin membangun hotel di tempat wisata, tetapi lebih dari itu mereka juga ingin mengangkat dan memperkenalkan keragaman budaya NTB di kancah internasional. Menurut mereka hal tersebut menjadi nilai tambah bagi NTB untuk lebih dikenal dan diingat oleh wisatawan, terutama wisatawan asing.
Gubernur NTB menyambut baik dan mengapresiasi kedatangan Maarij Capital karena sudah mau berkunjung ke Indonesia, khususnya ke Lombok. “Ini merupakan kesempatan yang bagus buat kita untuk bekerja sama dengan Maarij Capital, karena saat ini NTB sedang mengembangkan segmen baru dalam bidang pariwisata, yaitu wisata halal. Oleh karena itu, kami berusaha menarik banyak investor yang memiliki visi sama untuk membuktikan segmen tersebut berhasil,” ungkap Gubernur didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTB Drs. L. Gita Aryadi, M.Si.
Gubernur senang dengan tawaran bisnis Maarij Capital, karena perusahaan ini tidak hanya mengembangkan bisnis tetapi berusaha untuk mempertahankan nilai-nilai lokal. “Insya Allah, rencana ini dapat membawa barokah bagi NTB kedepannya,” ucap Gubernur. (NA/SR)






