Lab BPMLH Terbakar, Kerugian 500 Juta

oleh -419 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (23/10/2015)

Warga dan pengguna jalan terlihat panik. Pasalnya, sebuah bangunan yang diketahui laboratorium milik Badan Penanaman Modal dan Lingkungan Hidup (BPMLH) Kabupaten Sumbawa berlokasi di belakang Café Lawang Desa, Kecamatan Unter Iwis, terbakar. Musibah tersebut terjadi Jumat (23/10) sore sekitar pukul 15.00 Wita. Beruntung api tidak meluas karena petugas pemadam kebakaran cepat tiba di lokasi kejadian. Api yang sudah membakar langit-langit dan sebagian atap ini berhasil dipadamkan. Namun sayang peralatan laboratorium diduga mengalami kerusakan fatal sehingga kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta atau setengah miliyar rupiah. Sejumlah anggota Polres Sumbawa yang dipimpin Kepala Unit SPK III, IPDA Anggy Prasetiyo STK, terjun ke lokasi kejadian. Selain membantu mengevakuasi barang yang masih bisa dipakai, juga melakukan olah TKP sekaligus menghimpun keterangan dari sejumlah saksi. “Saat kami terima laporan, kami langsung ke TKP,” kata Kepala Unit SPK III, IPDA Anggy Prasetiyo STK, seraya menambahkan penyebab pasti kebakaran itu masih sedang diselidiki.

Sejauh ini belum ada informasi resmi dari pihak BPMLH karena salah seorang pegawainya, Rahmawaty selaku pelapor, hingga tadi malam masih di BAP oleh penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) sehingga belum sempat diwawancarai. Namun menurut informasi yang dihimpun SAMAWAREA, api diduga dari semak belukar yang berada di bagian belakang kantor lalu merambat ke bangunan laboratorium. Kuat dugaan api tersebut dari puntung rokok yang dibuang sembarangan di semak yang kering akibat musim kemarau berkepanjangan. (JEN/SR)   

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Responses (3)

  1. Pada waktu terbakar tidak ada seorangpun penjaga didalam Laboratorium. Sebetunya penjaganya ada dua orang tapi sekarang tinggal satu orang setelah yang satu diberhentikan (kira-kira satu tahun) yang lalu. oleh Sekban karena dianggap pemborosan. Yang tertinggal satu orang penjaga malam dan kebakarannya terjadi siang hari

    1. Kebakaran Ini juga dipicu oleh kebijaksanaan Pimpinan yang tidak mendukung keberadaan laboratorium sama sekali. Persoalannya sudah jelas untuk beroperasi Laboratorium membutuhkan Dana dan Personil yang mengoperasikan tapi semuanya dihambat termasuk anggarannya dipersulit. Anggaran Uji Profisiensi yang seharusnya cair bulan Februari sampai bulan Desember belum Juga Cair semua diahambat dengan dalih peraturan.

      1. Selamat atas keberhasilan pimpinan. PPTK berjuang Matian menghidupkan Laboratorium. Demikian Pula Kaban dan Jajarannya berjuang mati-matian menghancurkan Laboratorium. sekarang Laboratoriumnya sudah hancur anda menang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *