MATARAM, samawarea.com (28 November 2025) – Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Bidang Pemberdayaan Sosial menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se-Provinsi NTB. Acara berlangsung selama dua hari, 27–28 November 2025, di Lombok Plaza Hotel dan diikuti para TKSK dari seluruh kabupaten/kota di NTB.
Kegiatan ini menjadi ruang penyegaran sekaligus penguatan peran, strategi, dan koordinasi bagi para pendamping sosial yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan.
Acara dibuka secara resmi oleh Asisten I Setda Provinsi NTB, Drs. H. Fathurrahman, M.Si, didampingi Kepala Dinas Sosial NTB, Dra. Nunung Triningsih, MM. Keduanya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong peningkatan kapasitas para TKSK yang menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Asisten I menekankan pentingnya peran TKSK dalam Program Desa Berdaya, khususnya untuk mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem di NTB. Ia mengungkapkan, saat ini masih terdapat 106 desa yang masuk kategori miskin ekstrem dan membutuhkan intervensi yang tepat, terukur, serta berkelanjutan.
“TKSK adalah mata dan telinga pemerintah di tingkat kecamatan. Kinerja yang kuat dan kolaboratif akan mempercepat transformasi desa dan percepatan penurunan kemiskinan ekstrem,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, Dinas Sosial NTB berharap para TKSK semakin mampu memberikan pendampingan yang efektif, responsif, dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat. Penguatan kapasitas ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar-pendamping sosial dan memperluas dampak program-program kesejahteraan di daerah.
Kegiatan ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut oleh para peserta, yang akan menjadi panduan kerja TKSK dalam mendukung percepatan pembangunan sosial di masing-masing kecamatan. (SR)






