Nilai Musyafirin Figur Terbaik NTB, Rektor UNSA: Kita Doakan Sukses di Pilgub

oleh -587 Dilihat
Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar M.Pd

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (1 April 2024) – Nama Doktor HW Musyafirin MM kini menjadi buah bibir. Selain keberhasilannya memimpin Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) selama dua periode, jebolan Universitas Padjajaran ini menjadi satu-satunya tokoh Pulau Sumbawa selain Doktor Zul yang berani maju pada kontestasi Pilkada serentak November 2024 mendatang. Dari buah bibir ini dukungan untuk Musyafirin terus mengalir. Bukan hanya tokoh di luar NTB, jadi juga banyak tokoh Pulau Sumbawa yang menilainya layak menjadi pemimpin NTB.

Salah satunya penilaian ini datang dari Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar M.Pd. Tokoh kawakan Sumbawa sekaligus Dewan Panangar (Penasehat) Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) Sumbawa ini menilai Musyafirin adalah merupakan salah satu kandidat kuat pada Pilgub NTB. Kemunculan nama Bupati KSB dua periode itu patut diapresiasi. ‘’Kita support, dan mendoakannya agar sukses di Pilkada NTB nanti,’’ kata Rektor Universitas Samawa (UNSA) ini.

Tokoh yang disapa Prof Ude ini, menyebut Doktor Musyafirin adalah figur terbaik yang dimiliki KSB dan Sumbawa saat ini. Ia mengaku, sampai saat ini belum menemukan tokoh lain seperti Doktor Firin untuk melanjutkan kepemimpinan di NTB. ‘’Selain incumbent Doktor Zul, kami melihat ya hanya Doktor Musyafirin, Bupati KSB sekarang. Tokoh baru yang memang harus dipersiapkan maju. Dua periode H. Firin luar biasa memimpin dan membangun KSB,’’ urainya.

Baca Juga  Gubernur NTB Sambut Kunjungan Ketua Komisi VIII DPR RI

Kesukseskan membangun KSB akan menjadi modal berharga ketika nanti menjadi gubernur/wakil gubernur NTB.’Apa yang sudah dilaksanakan di KSB dengan berbagai prestasi yang berhasil diraih itu akan sangat mudah diterapkannya nanti ketika terpilih memimpin provinsi.

Ia tak menampik, cukup banyak figur lain yang muncul. Namun dirinya masih ragu terhadap figur-figur baru dimaksud kecuali Doktor Musyafirin. ‘’Kalau mencari figur baru, belum jelas track record dan segala macam, kenapa tidak kita persiapkan yang ada saat ini yakni Pak Firin (panggilan Musyafirin). Sudah matang di birokrasi, politik maupun kepemimpinan,’’ tandasnya.

Soal nanti H. Musyafirin maju sebagai nomor satu atau nomor dua, menurut Prof Ude adalah hak prerogative masing-masing parpol. “Kalaupun Doktor Zul maju, Haji Firin maju dan diambil oleh tokoh Lombok sebagai orang nomor dua, itu terserah masyarakat yang menilai. Masyarakat kita sekarang sudah cerdas menilai dan melihat track record calon pemimpin mereka. Termasuk latar belakang, pengalaman selama memimpin dan segala macam yang berkaitan dengan kendali roda pemerintahan,” imbuhnya.

Baca Juga  Jauh dari Nilai Pancasila, Komisi X DPR RI Minta Permendikbudristek 30 Dibatalkan

Namun Ia meyakini Musyafirin sudah sangat siap. Pengalamannya dua periode sebagai bupati KSB, posisinya sebagai Ketua Bappilu PDIP NTB ini menjadi daya tawar tersendiri termasuk untuk partai-partai lain.
Secara politik, Prof Syaifuddin mengakui, untuk maju di Pilkada NTB, parpol harus membangun koalisi. Selain mencari syarat untuk memenuhi batas minimal mengajukan calon, kekuatan politik di DPRD NTB juga harus dibangun. ‘’Saran saya, sebaiknya segera bangun komunikasi politik. PDIP melakukan koalisi dengan parpol lain sehingga cukup syarat mengajukan calon,’’ ingatnya. (SR)

pilkada mahkota rokok NU
Azzam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *