Ponpes Al Fatah Temboro Cabang Sumbawa Diresmikan, Waka Ansori: Benteng Moral

oleh -1514 Dilihat

SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (14 November 2023) – Pondok Pesantren di Kabupaten Sumbawa bertambah. Hal ini setelah Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah meresmikan keberadaan Ponpes Al Fatah Temboro Cabang Sumbawa, Selasa (14/11).

Peresmian Ponpes yang berlokasi Jalan Lintas Sumbawa—Bima KM 02 tersebut dihadiri Wakil Ketua 1 DPRD Sumbawa, Drs. H. Mohammad Ansori bersama Ketua Badan Kehormatan DPRD, Muhammad Yamin SE., M.Si, dan Forum Komunikasi Kerjasama Pondok Pesantren.

Selain itu Kepala Dinas Dikbud Sumbawa dan jajaran, Ketua FKUB Kabupaten Sumbawa, Majelis Ulama Indonesia, Pengurus Ponpes Al Fattah Temboro Pusat dan Cabang Sumbawa, para asatid dan wali santri serta tokoh masyarakat. Tampak Pimpinan dan Anggota DPRD sangat khusuk mengikuti rangkaian acara seperti penampilan santri dalam membacakan sya’ir tauhid, tajwid maupun kitab gundul.

Wakil Ketua DPRD, Drs. H. Mohamad Ansori berharap pondok pesantren tersebut mampu membawa kebaikan dan keberkahan serta benteng moral bagi masyarakat Sumbawa. Apalagi para santrinya telah mahir dalam membaca kitab gundul, matan syair akidah tauhid dan tajwid.

Baca Juga  Pelepasan 54 Siswa MI Al-Ma’arif Sumbawa, Bupati: Semoga Ilmu yang Barokah

Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutannya menyampaikan peresmian ini merupakan bukti nyata dalam upaya meningkatkan pendidikan dan pembinaan akhlak di tengah-tengah masyarakat.

Pondok pesantren sebagai lembaga Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk insan yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki moralitas yang tinggi. Pendidikan Islam yang bermutu dan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Sumbawa.

rokok

Bupati Sumbawa yang akrab disapa Haji Mo menyambut baik dan gembira atas keberadaan pondok pesantren Salaf. Baginya keberadaan pesantren di Kabupaten Sumbawa sebagai pagar atau benteng dari pengaruh-pengaruh negatif dunia saat ini.

“Perkembangan pondok pesantren di Kabupaten Sumbawa cukup baik, di belahan barat maupun timur telah berdiri beberapa Ponpes di antaranya Pesantren Modern Internasional Dea Malela, begitu pula di sebelah timur Empang juga ada pondok pesantren yang akan dibangun. Keberadaan pondok pesantren ini bagi kami mampu mempersiapkan generasi muda karena di pondok pesantrenlah yang dianggap lebih lengkap ilmu yang didapatkannya. Selain ilmu pengetahuan umum juga didapat ilmu pengetahuan agama,” tandasnya.

Baca Juga  Tercatat 26,29 Persen Warga Sumbawa Sensus Penduduk Online

Pimpinan Pondok Pesantren Al Fatah Temboro Ustadz Muhammad Ghifar Ansory menyampaikan terima kasih atas kesediaan Bupati Sumbawa dan jajaran yang hadir memberikan doa restu.

“Pondok ini mengikuti kurikulum pusat yang ada di Magetan Jawa Timur. Dengan usia yang masih dini kami membutuhkan masukan dari para sepuh dan ulama yang telah lebih dulu makan asam garam dan banyak pengalaman kehidupan,” ujarnya.

Dalam  kesempatan yang sama, KH. Imdad Nasichin memberikan mauidzah hasanah terkait dengan keutamaan ilmu dan mengirimkan anak-anak mengaji di pondok pesantren.

“Dengan mengirimkan anak-anak kita ke pondok-pondok pesantren, menjadikan kita ahli agama yang bertugas mengajak umat untuk lebih dekat dan lebih cinta dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” pungkasnya. (SR)

rokok pilkada mahkota NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *