Komisi I DPRD Sumbawa Belajar Kelola Tanah Pecatu di Pemkot Mataram

oleh -326 Dilihat

SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (3 November 2023) – Selain mempelajari tentang pengelolaan aset dan kekayaan kelurahan, Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD serta sejumlah pejabat Pemda Sumbawa, juga mendapat wawasan terkait tanah eks swapraja atau tanah pecatu.

Kepada rombongan, Kepala Bidang Aset BKD Kota Mataram, Devi Hastuti Parlina, S.Adm, M.Ak menjelaskan, dalam pengolahan tanah Pecatu, Kota Mataram menerapkan sistem sewa. Semua tanah Pecatu yang sudah diinventarisir dibuatkan Perda tentang retribusi sewa.

“Masuknya dalam retribusi sewa yang dituangkan dalam Perda dengan tarif yang telah ditetapkan. Kebetulan saat ini kami sudah menghadapi gugatan.Dan apapun itu tanah yang sudah bersertifikat atau belum, sepanjang itu tercatat dalam aset dan ada bukti jual belinya akan kami perjuangkan,” jelasnya.

Baca Juga  MUI Sumbawa Diminta Baguskan Ekonomi dan Kuatkan Agama Ummat

Namun sebelum terjadi gugatan dengan pihak yang menguasai tanah pecatu, Pemkot melakukan pendekatan secara kekeluargaan. Jika tetap dikuasai, maka penyelesaiannya melalui jalur pengadilan. “Kami menggunakan papan atau plang pengamanan di lokasi tanah pecatu. Kami juga bekerjasama dengan BPN untuk lahan-lahan yang memang belum bersertifikat dan berpotensi bermasalah untuk mapping pengelolaan,” kata Devi.

Agar aset menjadi sumber PAD, lanjut Devi, semua tanah di pinggir jalan yang menjadi milik Pemkot atau dalam batas wilayah kota, di luar jalan provinsi atau kabupaten, akan diterapkan sistem sewa termasuk di kantin sekolah. Khusus untuk Kantin Sekolah, diakomodir dalam Perda Retribusi yang dibuat MoU setahun mulai SD hingga SMA.

Baca Juga  Pimpinan DPRD Sumbawa Dilantik, Berbagai Agenda Telah Menunggu

“Meskipun awalnya ada pro dan kontra saat melakukan konsultasi public, masyarakat sudah mulai menerimanya, dan akan diberlakukan pada tahun 2024 karena Perda retribusinya sudah mulai ditetapkan,” ujar Devi.

Untuk diketahui berada rombongan, selain Ketua dan Wakil Ketua DPRD Abdul Rafiq dan Syamsul Fikri, juga anggota Komisi I Sukiman, Gitta Liesbano, Muhammad Nur, Ahmad Adam, Hasanuddin HMS, Sri Wahyuni, H Mustajabuddin, Muhammad Saad, Budi Kurniawan, dan I Nyoman Wisma, serta Sekretaris DPRD Ir. A Yani dan Tim Ahli Banggar Abdul Maruf Rahmat. Dari Pemda Sumbawa di antaranya Kepala BKAD Didi Hermansyah SE dan jajaran. (SR)

 

mahkota rokok NU
Azzam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *